RADAR JOGJA - Di Sleman, Pemprov DIJ sudah mengirim sebanyak 15.400 dosis astrazeneca (AZ) dan 1.000 dosis vaksin sinovac. "Vaksinnya sudah turun, Jumat lalu, melalui Provinsi (DIJ, red)," ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Novi Krisnaeni dalam jumpa pers di Pendopo Parasamya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, kemarin (2/8).
Bagi warga yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama pada Mei lalu, dapat melanjutkan lagi dosis kedua dalam minggu ini.
Demikian juga vaksinasi dosis kedua sinovac digulirkan bagi masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi 28 hari lalu. Vaksinasi dosis kedua dapat dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) setempat.
Adapun, vaksinasi dosis ke dua ini juga mendapatkan bantuan enam ribu dosis dari Polres Sleman. 1.000 dosis di antaranya telah digunakan Senin, 2 Agustus sebagai vaksinasi tahap ke dua. Pelaksanaannya di Pasar Kuliner Condongcatur, Depok, Sleman.
Novi mengatakan, capaian vaksin dosis pertama di Sleman masih jauh dari angka 70 persen. Saat ini baru mencapai 39,7 persen. Sedangkan Pemkab mentarget vaksinasi 70 persen itu dapat diselesaikan hingga akhir tahun ini, dosis satu dan dua. Sementara vaksin tahap dua masih di bawah 20 persen."Setidaknya satu minggu 40 ribu orang tervaksin. Tetapi tetap menyesuaikan ketersediaan vaksin dari pemerintah pusat," bebernya.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Sleman dr. Cahya Purnama menambahkan, selain vaksinasi dosis dua, vaksin dosis ke tiga bagi tenaga kesehatan (nakes) juga sidah disiapkan. Saat ini sudah ada di DIJ. Jenis vaksinnya moderna. "Di Sleman ada 890 vial. Satu vial 14-15 dosis," ungkapnya. Dengan total sasaran 90 persen dari 13.788 nakes yang sudah menjalani dosis ke dua.
Sekretaris Daerah Sleman Harda Kiswaya berharap warga yang belum mendapatkan jatah vaksin, agar bersabar. Menunggu bantuan vaksin tahap satu dari Pemerintah Pusat, berikutnya turun. (mel/pra) Editor : Editor Content