Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

222 Karyawan RSUP Sardjito Terpapar Covid-19 Sejak Awal Juni

Editor News • Selasa, 29 Juni 2021 | 04:07 WIB
JALANI: Kabag Hukum dan Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan menuturkan sebanyak 195 orang masih menjalani isolasi. Sementara sisanya atau 27 orang telah merampungkan masa isolasi. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
JALANI: Kabag Hukum dan Humas RSUP Sardjito Banu Hermawan menuturkan sebanyak 195 orang masih menjalani isolasi. Sementara sisanya atau 27 orang telah merampungkan masa isolasi. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Baru sebulan, sebanyak 222 karyawan kesehatan RSUP Dr Sardjito terpapar Covid-19. Data ini merupakan akumulasi sejak awal Juni hingga 28 Juni 2021.

Dari total tersebut sebanyak 50 pasien adalah perawat, 75 pasien adalah karyawan kesehatan dan 45 pasien adalah Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Kabag Hukum dan Humas RSUP Sardjito, Banu Hermawan menuturkan sebanyak 195 orang masih menjalani isolasi. Sementara sisanya atau 27 orang telah merampungkan masa isolasi. Adapula satu perawat dari Bagian Kamar Operasi yang meninggal dunia.

"Sampai tanggal hari ini 28 Juni 2021 ada 222 petugas terpapar COVID dengan tingkat gejala ringan sampai sedang. Isolasi di fasilitas rumah sakit ada 22 orang, kemudian di rumah 166 orang lalu rawat inap ada 7 orang," jelasnya ditemui di kantornya, Senin (28/6).

Sosok pasien yang meninggal dunia, lanjutnya, teridentifikasi Covid-19. Meski sempat mendapatkan perawatan intens, namun tetap tak tertolong. Hasil tracing diketahui satu keluarga juga terpapar Covid-19.

Upaya perlindungan terhadap karyawan berlangsung intens. Hanya saja potensi terpapar juga tetap ada. Tak hanya di rumah sakit tapi juga berasal dari lingkungan rumah.

"Proteksi tetap ada, untuk yang di pelayanan publik wajib menggunakan APD. Tapi yang namanya tertular kan tidak tahu darimana. Tapi kami fokus hanya di perawatannya agar sembuh," katanya.

Terkait ketersediaan sumber daya manusia, Banu memastikan masih aman. Ini karena RSUP Dr Sardjito telah mendapatkan bantuan dari relawan. Seluruhnya tersebar di berbagai poli.

"Kebutuhan rumah sakit masih aman, karena ada bantuan relawan. Tapi kami tidak hanya mengandalkan itu saja, juga melakukan rolling ketenagaan," ujarnya. (dwi/sky) Editor : Editor News
#DR SARJITO #Covid-19