Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Belum Beri Lampu Hijau

Editor Content • Jumat, 23 Oktober 2020 | 15:41 WIB
BELUM BEROPERASI : Suasana di dalam bioskop sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Saat ini seluruh bioskop yang ada di Sleman belum beroperasi.  Pengelola tengah menunggu rekomendasi dari  Pemkab Sleman.(RADAR JOGJA FILE)
BELUM BEROPERASI : Suasana di dalam bioskop sebelum pandemi Covid-19 terjadi. Saat ini seluruh bioskop yang ada di Sleman belum beroperasi. Pengelola tengah menunggu rekomendasi dari Pemkab Sleman.(RADAR JOGJA FILE)
RADAR JOGJA  - Pemkab Sleman belum memberi lampu hijau terhadap permohonan rekomendasi bioskop yang ada di kabupaten sembada. Bioskop yang ada di Kapanewon Sleman, Kapanewon Mlati dan tiga lainnya di Kapanewon Depok masih belum mendapatkan surat rekomendasi dari Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman.

Jubir Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi menjelaskan, bioskop yang ada di Sleman saat ini sudah mengajukan rekomendasi untuk bisa beroperasi. Yang mana, rekomendasi tersebut diajukan kepada Pemkab dan Gugus Tugas Kabupaten Sleman.

Evie mengaku, pihaknya masih belum bisa memastikan kapan bioskop di Sleman akan beroperasi. Mengingat proses pengajuan rekomendasi masih berlangsung. "Belum ada rekomendasi yang diturunkan. Bioskop belum ada yang buka," jelas Evie Kamis (22/10).

 

Sementara itu, Head of Sales and Marketing CJ CGV Cinemas, Manael Sudarman mengaku pihaknya belum mendapatkan rekomendasi izin untuk beroperasinya bioskop CGV. Hanya, pihaknya terlah mengupayakan dan mengajukan rekomendasi tersebut kepada gugus tugas setempat.

 

Meskipun belum beroperasi, lanjut Manael, pihaknya sudah sudah mempersiapkan protokol kesehatan (prokes) sejak awal penutupan dilakukan. Yang mana, prokes yang ada telah menyesuaikan panduan prokes dari Kementrian Kesehatan.

Manael menambahkan, pihaknya juga masih memperhitungkan untung-rugi dan masih menjadi pembahasan internal. Jika nantinya bioskop diputuskan untuk beroperasi kembali, potensi sales harus dapat meng-cover biaya yang akan dikeluarkan. "Hal ini berkaitan dengan kapasitas yang diperbolehkan, penjualan produk makanan dan interest masyarakat terhadap produk yang ditawarkan," kata Manael.

 

Meskipun semikian, Manael berharap, dari sisi regulator dapat segera memberikan izin operasional. Menurutnya, saat ini juga menjadi momentum bagi pemilik konten lokal atau impor untuk bisa mendistribusikan konten ke bioskop. "Ini momentum yang luar biasa untuk konten lokal merajai layar bioskop Indonesia," tambahnya.

 

Sementara Public Relations Sleman City Hall (SCH) Tika Sari menuturkan, rencana dibukanya bioskop yang ada di dalam gedung SCH masih menunggu kesiapan pihak bioskop. Saat ini, pihaknya juga telah melakukan pengecekan ulang terkait protap bioskop yang akan dilakukan saat masa pandemi. Seperti durasi pemutaran film, hingga jarak antar penonton. "Tapi masih belum ada kepastian kapan buka," kata Tika. (eno/bah) Editor : Editor Content
#Penanganan Covid-19 #Sleman #bioskop #Pemkab Sleman #Kapanewon Mlati #Kapanewon Sleman