Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gandeng Sekolah untuk Datang ke Pasar

Editor News • Kamis, 8 Agustus 2019 | 18:11 WIB
BERSIH: Aktivitas di Pasar Gentan, Ngaglik, Sleman setelah direnovasi (7/8). Semakin banyak pembeli yang berdatangan. (ELANG KHARISMA D/RADAR JOGJA)
BERSIH: Aktivitas di Pasar Gentan, Ngaglik, Sleman setelah direnovasi (7/8). Semakin banyak pembeli yang berdatangan. (ELANG KHARISMA D/RADAR JOGJA)
SLEMAN - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman gencarkan program mengajak masyarakat kembali mengenal pasar tradisional. Mengenalkan pasar tradisional kepada generasi muda. Melalui program sekolah masuk pasar. Serta pembagian kupon berhadiah kepada seluruh pengunjung pasar.

Kasi Pengembangan Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Kurnia Astuti mengatakan program tersebut bertujuan mengenalkan siswa jenjang TK sampai SMP tentang ekonomi masyarakat di pasar rakyat.

Bersama Dinas Pendidikan Sleman, Disperindag menggandeng sekolah datang ke pasar. Selain itu, memasukkan hal terkait pasar tradisional ke pelajaran muatan lokal sekolah yang berada di dekat pasar dengan radius satu kilometer.

Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu mengenalkan ekonomi kerakyatan melalui pasar tradisional. Yakni dengan penjualan produk dan pembelian barang kebutuhan pokok di Sleman.

"Mengenalkan bagaimana cara menawar dan bertransaksi yang santun," jelas Kurnia Rabu (7/8).

Sasarannya generasi muda, karena merekalah yang akan menjadi konsumen pasar di waktu mendatang. Sedangkan orang dewasa, saat ini mungkin sudah tidak mau ke pasar karena citra pasar yang kurang baik.

Disperindag juga membagikan kupon untuk menarik masyarakat datang ke pasar. Sudah diterapkan di 22 pasar dari 42 pasar yang ada di Sleman. "Acara ini sudah tahun keempat. Animo masyarakat datang ke pasar meningkat 30 persen," tambah Kurnia.

Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Tradisional Disperindag Sleman Haris Martapa mengatakan revitalisasi pasar juga dilakukan bertahap. Terutama pada pasar tradisional di Sleman.

Pembenahan pasar pun terus dilakukan. Bertujuan agar masyarakat memiliki kesan pasar tradisional tidaklah kumuh, berbau, dan tidak higenis. (cr7/iwa/fj) Editor : Editor News
#kenalkan pasar di sekolah #Disperindag #mengenal pasar tradisional