Kepala Stasiun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Djoko Budiyanto mengatakan, berdasarkan analisa pada musim pancaroba sering terjadi perubahan cuaca yang mendadak dan bersifat ekstrem. Dia menjelaskan, dampak adanya perubahan cuaca ekstrem ini memicu hujan lebat dan angin kencang.
"Kami memperkirakan cuaca di wilayah DIJ saat pagi hari umumnya cerah, lalu saat siang wilayah Sleman dan kota Jogja berpotensi hujan lebat disertai petir," ungkapnya kemarin (10/4).
Di waktu yang sama, wilayah Gunungkidul, Kulonprogo, dan Bantul diprediksi hujan ringan. Kemudian saat malam hari hujan ringan merata di seluruh wilayah Jogjakarta.
Sementara suhu udara untuk wilayah DIJ berkisaran antara 27 sampai 32 derajat celcius dengan tingkat kelembapan mencapai 95 persen. "Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai masa pancaroba ini," tuturnya. (sky/ila/ong) Editor : Administrator