JOGJA - Penyanyi sekaligus pencipta lagu kenamaan Helarius Daru Indrajaya atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Ndarboy Genk, siap menyapa penikmat film tanah air lewat debut layar lebarnya. Pelantun tembang Kicau Mania itu bermain dalam film berjudul Cidro Asmoro.
Ndarboy mengaku menghadapi tantangan tersendiri ketika harus berakting secara profesional. Terlebih dengan latar belakangnya sebagai penyanyi. Tidak hanya mengasah kemampuan seni peran, pelantun lagu-lagu hits bahasa Jawa ini juga melakukan transformasi fisik untuk mendalami perannya di film tersebut.
“Puji syukur diet baru turun enam kilogram, enggak kurusan sih, cuma baru (turun berat badan) sedikit saja,” ujar Ndarboy saat ditemui di sebuah cafe yang beralamat di Kotabaru, Kota Jogja, Senin (28/9/2026).
Baca Juga: Pieter Huistra Terus Racik Formula untuk Formasi PSS Sleman
Selain penampilan fisik, Ndarboy juga dituntut untuk menghidupkan karakter seorang bujang atau pria yang belum menikah. Guna memperkuat aktingnya, ia dibantu oleh pelatih akting Agus Kencrot serta rajin berlatih bersama jajaran pemain lainnya.
Dalam Cidro Asmoro, Ndarboy juga beradu akting dengan pedangdut Happy Asmara. Keduanya mendapat tantangan berbeda dari biasanya. Sebab tidak hanya bernyanyi, tetapi juga membangun dialog, ekspresi, chemistry, serta emosi mendalam antar karakter.
Adapun film Cidro Asmoro mengusung gabungan genre musikal, drama, dan komedi. Film tersebut menceritakan kisah Prita (diperankan oleh Jodilee Warwick), seorang gadis penjaga kafe kecil di Jogjakarta yang bermimpi menjadi penyanyi.
Baca Juga: 2.676 Pelanggar KTR Terjaring di Malioboro Mayoritas Wisatawan, Kesadaran Warga Lokal Diklaim Tinggi
Suatu malam, aksi polos Prita yang bernyanyi dan berjoget di trotoar diiringi lagu Koyo Jogja Istimewa direkam oleh sahabatnya dan diunggah ke media sosial, lalu viral. Popularitas mendadak itu membawa konflik baru saat Prita harus berhadapan dengan dunia hiburan.
Sementara itu, Deputy CEO VISION+ Clarissa Tanoesoedibjo dalam keterangannya menyampaikan, antusiasme penonton terhadap Cidro Asmoro sebagai series cukup bagus. Sehingga pihaknya ingin membawa semangat tersebut ke layar lebar dengan cerita yang baru.
“Penonton yang sudah mengikuti series tetap akan menemukan sesuatu yang fresh, sementara penonton baru juga bisa langsung menikmati filmnya. Ada musik, komedi, emosi, dan tentu saja warna Jawa yang kuat di dalamnya," jelas Clarissa. (inu)
Editor : Winda Atika Ira Puspita