Kombinasikan Gaya Solo-Pesisiran, Dalang Cilik asal Kebumen Haidar Azka Juara 1 Dalang Anak Jateng

Muhammad Hafied • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 06:07 WIB
Haidar Azka, 14, dalang cilik asal Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam meraih juara pertama Festival Dalang Anak tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. (Dokumentasi Pepadi Kebumen)
Haidar Azka, 14, dalang cilik asal Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam meraih juara pertama Festival Dalang Anak tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. (Dokumentasi Pepadi Kebumen)

 

 

 

 

KEBUMEN – Haidar Azka berhasil keluar sebagai juara pertama pada ajang Festival Dalang Anak tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Dalang cilik asal Desa Logandu, Kecamatan Karanggayam ini tampil energik membawakan lakon Suta Prasapa dengan gaya khas pesisiran.

Pelatih sekaligus Ketua Kontingen Pepadi Kedu Ki Wido Seno Aji mengatakan, kemenangan Azka hingga mampu merebut juara pertama sebenarnya di luar ekspektasi.

Apalagi lawan tandingnya mayoritas tampil apik. Mereka banyak berasal dari daerah penghasil dalang, seperti Solo Raya. Namun lewat keberanian Azka, yang berusia 14 tahun itu, membawakan lakon gaya pesisiran, ternyata memiliki nilai tersendiri bagi juri.

Baca Juga: Dinkes Kota Jogja Masih Temukan Kusta, 1-2 Kasus Tiap Tahun: Imbau Warga Ini!

"Kami juga kaget, awalnya target masuk nominasi juara dua atau tiga. Faktanya juara satu," ungkaapnya kepada Radar Jogja, Kamis (24/9).

Di atas panggung, kata Ki Wido, penampilan Azka cukup memukau. Dalang yang masih duduk di bangku SMP itu mampu menampilkan dialog ekspresif dengan penuh penghayatan karakter.

Azka memberikan warna di atas kelir setelah mampu memainkan tokoh wayang dengan lincah. "Azka menang karena membuat gayanya sendiri. Jadi gaya Solo dicampur gaya pesisiran Kebumen," kata tokoh pedalangan asal Kecamatan Ambal itu.

Baca Juga: Aji Yogyakarta Kecam Penghapusan Rekaman Wartawan oleh Anggota Polresta Sleman

Sebelum bertandang ke lomba tingkat provinsi, Azka telah berlatih secara intensif. Dia dibimbing langsung dalang senior dan mendapat pendampingan dari tim Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kebumen.

Pelajar kelas IX SMP Negeri 2 Karanganyar, Kebumen itu juga harus menjalani seleksi berjenjang. Sampai akhirnya dipercaya mewakili eks Karesidenan Kedu.

Azka ambil bagian untuk festival dalang anak kategori B atau usia 12-15 tahun. Dia bersaing bersama 11 dalang cilik lain perwakilan dari berbagai daerah.

Baca Juga: Pakai Sistem Merit, Pejabat Administrator di Kabupaten Magelang Jadi Camat

Lewat kemenangan ini, Azka selanjutnya berhak mewakili Jawa Tengah untuk melangkah maju ke festival dalang anak tingkat nasional. "Ini dari Solo baru sampai Kebumen. Setelah ini fokus persiapan nasional," ucap Ki Wido.

Ketua Dewan Kesenian Kebumen Slamet Pramono mengaku ikut bangga dengan torehan pretasi yang diraih dalang cilik, Haidar Azka. Dengan kemenangan tersebut menjadi semangat baru bagi dunia pedalangan di Kebumen.

 Keberhasilan tersebut menurutnya juga sebagai simbol bahwa seni pedalangan masih relevan dan memiliki ruang di kalangan generasi muda. "Tentu ini kebanggaan bagi Kebumen. Kami akan terus support dan mendoakan supaya Mas Azka terus berkembang," katanya. (fid/pra)

Editor : Heru Pratomo
pesisiran dalang solo raya kebumen jawa tengah