Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tradisi Udik-Udik, Bukan Sekadar Tebar Uang di Pernikahan Jawa

Seli Sulistiani • Kamis, 16 Juli 2026 | 10:52 WIB
Tradisi udik-udik.
Tradisi udik-udik.

 RADAR JOGJA - Saat menghadiri pernikahan adat Jawa, sebagian orang mungkin pernah melihat pengantin menebarkan uang logam, beras, dan bunga kepada para tamu. Tradisi ini dikenal dengan nama udik-udik. Meski terlihat seperti acara bagi-bagi uang, tradisi ini ternyata memiliki makna yang lebih dalam.

Dalam budaya Jawa, udik-udik menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan. Beras melambangkan kemakmuran, uang logam sebagai tanda berbagi rezeki, sedangkan bunga menjadi doa agar kehidupan rumah tangga pengantin selalu dipenuhi kebahagiaan dan keharmonisan.

Baca Juga: Benarkah Kupu-Kupu Masuk Rumah Jadi Pertanda Akan Ada Tamu?

Hingga sekarang, tradisi udik-udik masih sering dilakukan dalam pernikahan adat Jawa. Meski beberapa keluarga menyesuaikan isi udik-udik dengan permen atau suvenir kecil, makna di balik tradisi ini tetap sama, yaitu mengajarkan pentingnya berbagi dan bersyukur kepada sesama.

Tradisi sederhana ini membuktikan bahwa setiap prosesi dalam pernikahan adat Jawa tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga pesan kehidupan yang masih relevan hingga saat ini.

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
udik-udik orang jawa tradisi