"Kami punya kekhasan di FK-KMK ini adalah memberdayakan pemain-pemain internal, dari kita untuk kita. Jadi kita memang tidak mengundang grup band dari luar seperti di fakultas lain," ujar Ketua Jazz Night dr. Adam Moeljono saat ditemui seusai acara.
Pemandangan menarik tersuguhkan malam itu. Para profesor, guru besar, hingga dekan FK-KMK yang biasanya serius mengajar saat dikelas kali ini tampil menawan di panggung Jazz. Mereka satu per satu menyumbang lagu untuk menghibur para hadirin yang datang.
Rektor UGM Prof. Ova Emilia juga tak mau kalah. Mengenakan pakaian serba hitam, Ia maju ke atas panggung. Lagu berjudul Kasih yang dipopulerkan Ermy Kullit ia bawakan dengan diiringi oleh grup Reunion Band yang juga dari FK-KMK UGM. Suaranya merdu, menghayati setiap bait-bait lagu yang ia nyanyikan.
Kembali ke panggung Jazz Night. Acara yang dikemas dengan cukup intim tersebut salah satunya bertujuan untuk menggandeng para dokter dan calon dokter yang mempunyai bakat di bidang musik. Selain itu, gelaran tersebut juga sebagai ajang promosi.
"Di sela-sela kesibukan kami bekerja atau sekolah, kami bangga dan senang bisa membantu menyiapkan event ini," ujarnya.
Panggung jazz yang rutin diadakan setap tahun itu menjadi ajang unjuk bakkat yang cukup bergengsi. Proses pemilihan penampil dilakukan dengan sistem seleksi dari seluruh band yang ada di FK-KMK. Ditambah lagi, setelah acara juga akan diumumkan pemberian penghargaan pemain alat musik terbaik dan sebagainya.
"Jadi mereka kalau belum siap bisa nyiapin tahun depan. ini ada award-nya, nanti ada best guitarist seperti festival. Jadi kita apresiasi mereka," bebernya.
Dekan FK-KMK UGM Prof. Yodi Mahendradhata menambahkan, Jazz Night selalu diadakan dalam rangka Dies Natalis ke-80 FK-KMK UGM, HUT ke-14 Rumah Sakit Akademik UGM, HUT ke-44 RSUP Dr. Sardjito, dan HUT ke-98 RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro. Alunan musik jazz dinilai sebagai sebuah bagian dari perayaan perjalanan 80 tahun FK-KMK UGM dalam mencerdaskan dan memajukan kesehatan bangsa.
"Seperti jazz, perjalanan ini mengajarkan kita bahwa keindahan lahir dari sinergi dan kebersamaan," ujarnya. (oso)
Editor : Bahana.