Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Art Fun PAS Showcase, Kala 150 Karya Patung Anak-anak Tampil di Galeri Seni

Iwan Nurwanto • Senin, 27 Oktober 2025 | 06:45 WIB

 

 

UNIK: Beberapa patung hasil karya anak-anak yang ditampilkan dalam pameran bertajuk Art Fun PAS for Children yang digelar di Pendhapa Art Space (PAS), Minggu (26/10/2025).
UNIK: Beberapa patung hasil karya anak-anak yang ditampilkan dalam pameran bertajuk Art Fun PAS for Children yang digelar di Pendhapa Art Space (PAS), Minggu (26/10/2025).

JOGJA - Nuansa unik tampak dalam sebuah pameran bertajuk Art Fun PAS Showcase yang diselenggarakan di Pendhapa Art Space (PAS) Minggu (26/10/2025).

Sebab, kegiatan pameran seni patung itu menampilkan karya seni yang dibuat oleh anak-anak dari berbagai latar belakang.

Manajer Program sekaligus Kurator Pameran Hardiwan Prayoga mengatakan, ada ratusan patung dari 150 peserta yang ditampilkan dalam pameran tersebut.

Karya seni dalam pameran merupakan hasil akhir dari anak-anak yang sudah mengikuti rangkaian workshop Art Fun PAS for Children dari Juli lalu. 

Prayoga sapaannya menyampaikan, dalam pameran itu juga tidak hanya menampilkan hasil karya.

Namun juga ada pameran dokumentasi selama anak-anak berproses mengikuti kegiatan workshop.

Pameran dibuka untuk umum dan berlangsung hingga 31 Oktober 2025 mendatang.

"Jadi fokusnya bukan di hasil akhir, tapi perjalanan anak-anak selama workshop," ujar Prayoga di sela pameran.

Prayoga menjelaskan, Art Fun PAS for Children juga membuka ruang inklusivitas. Sehingga anak-anak penyandang disabilitas dan down syndrome pun diajak untuk membuat karya. Kemudian hasilnya juga ikut dipamerkan.

Pemilihan seni patung sebagai medium utama juga bukan tanpa alasan. Sebab patung diyakini mampu menstimulasi aspek motorik dan spasial anak.

Misalnya dari kegiatan memahat dan membentuk material secara langsung dapat mengasah koordinasi fisik. Sementara tiga dimensi dari patung menumbuhkan kesadaran ruang yang nyata.

Selain itu, selama kegiatan workshop berlangsung tim dari Pendhapa Art Space juga berupaya keras agar orang tua tidak banyak melakukan intervensi.

Sehingga anak-anak lebih bebas dalam bereksplorasi untuk membuat karya seninya. "Hasilnya ternyata menarik dan luar biasa,”  tegasnya.

Sementara itu, seorang pengunjung asal Bantul Alif Rian mengaku cukup takjub dengan karya seni patung yang ditampilkan.

Lantaran hasilnya terkesan lebih unik dan tampak berbeda dengan pameran patung pada umumnya.

Alif pun mengapresiasi kegiatan pameran yang dikemas secara inklusif. Sehingga dapat memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Jujur karya yang dihasilkan sangat unik sekali, menunjukkan imajinasi anak-anak yang tidak pernah terbayangkan oleh orang dewasa,” jelasnya. (inu/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#workshop #anakanak #Galeri Seni #Pendhapa Art Space #Karya Patung