Penggunaan alat pertanian modern juga telah menggantikan peran tenaga manusia dan hewan, seperti kerbau.
Meski demikian, kemajuan ini tidak menghapus nilai-nilai budaya yang melekat dalam kehidupan petani Bangunjiwo.
Tradisi Wiwitan rutin digelar setiap tahun di lokasi berbeda sebagai tanda dimulainya panen raya.
kegiatan ini diawali dengan pembacaan doa bersama dan diakhiri makan bersama warga sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur.
Lebih dari sekadar ritual, Wiwitan juga menjadi sarana memperkuat gotong royong warga.
Kegiatan dirangkai dengan berbagai pertunjukan budaya seperti gejog lesung dan geguritan.
Dengan memadukan semangat tradisi dan kemajuan teknologi, masyarakat Bangunjiwo menunjukkan bahwa modernisasi bukan berarti meninggalkan akar budaya.
Justru, keduanya dapat berjalan berdampingan demi pertanian yang berkelanjutan dan beridentitas kuat.
Penulis : Arsy Apriliany Munawaroh