MUNGKID – Ratusan warga dari berbagai daerah berbondong-bondong menuju Masjid Baiturrahim, Dusun Gunung Bakal, Sumberarum, Tempuran. Mereka antusias mengikuti acara bertajuk Gerebeg Gunungan Lentheng Agung, tradisi turun-temurun yang digelar setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai ungkapan syukur.
Warga lantas mengikuti pengajian yang dilaksanakan di halaman masjid. Masing-masing dari mereka sudah membawa alas untuk duduk lesehan. Mereka tampak khidmat mendengar tausiah dari kiai yang hadir. Sementara gunungan lentheng ada di dalam masjid.
Gunungan itu setinggi hampir dua meter dan ditopang lidi aren yang menjulang. Lalu, dibagikan sesaat setelah pengajian rampung.
Di satu sisi, tradisi ini merupakan dakwah kultural yang mengakar dalam kehidupan masyarakat. "Inilah kearifan lokal yang patut kita jaga. Tradisi semacam ini mempertemukan iman dengan identitas, sejarah dengan harapan," imbuhnya.
Sahid pun mengajak generasi muda untuk tak hanya mencintai Nabi Muhammad SAW lewat lisan, melainkan juga lewat tindakan nyata. Yakni menjaga warisan budaya, mempererat persaudaraan, dan menebar kebaikan di tengah masyarakat. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo