JOGJA - Keprihatinan mendalam terhadap anak-anak yang sudah tidak mengenal lagi lagu anak dan lagu daerah membuat Sekolah Musik Indonesia (SMI) Jogjakarta menggelar konser musik khusus untuk menghadirkan kembali lagu anak-anak dan lagu daerah Indonesia di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY), Sabtu (24/5).
Bertajuk 'Untaian Nada Untuk Negeri' konser ini ingin mengingatkan kembali untuk anak-anak bahwa Indonesia ini kaya dengan lagu anak-anak nasional dan lagu daerah.
Ketua Panitia Tata Hanjaya menjelaskan selain menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah bakat musik, konser ini juga bertujuan untuk mengenal kembali kekayaan negeri berupa lagu anak dan lagu daerah dari Sabang hingga Merauke.
Mengingat di zaman yang serba modern saat ini banyak sekali anak Indonesia yang lupa akan kekayaan budaya sendiri.
"Jadi melalui konser ini kami ingin anak bisa kembali mengetahui bahwa Indonesia mempunyai banyak kekayaan terutama di dalam musik," ucapnya.
Tata juga menjelaskan konser musik 'Untaian Nada Untuk Negeri' juga menjadi bukti nyata bahwa SMI Jogja akan terus memberikan yang terbaik dalam bidang seni musik di Indonesia. Konser ini juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat generasi muda dalam membangun masa depan yang lebih cerah.
Dalam kesempatan kali ini ada sebanyak 150 siswa yang terdiri dari anak-anak dan orang dewasa ikut memeriahkan konser kali ini. Ada sebanyak 27 lagu yang terbagi dalam dua sesi yang dimainkan secara kolaboratif dari anak-anak dan orang dewasa.
Pada sesi pertama ada 17 lagu yang dimainkan dengan format ansambel dan band, dan pada sesi kedua ada 10 lagu yang dimainkan dengan format orkesra.
"Kami ingin anak tidak hanya mengetahui tentang musik saja. Tetapi agar mereka bisa belajar sosialisasi dengan orang dan teman-teman satu grupnya," lontar Tata.
Melalui konser ini, Tata juga sangat berharap, selain anak-anak bisa belajar soal teori-teori musik dan kembali mengenal kekayaan lagu anak-anak serta lagu daerah di Indonesia. Konser ini juga diharapkan mampu mengajarkan perilaku yang baik terhadap para anak-anak.
"Bagaimana belajar musik anak juga bisa belajar perilaku yang baik. Misal kerja kelompok dalam grup, lalu tanggung jawab dengan materi yang diberikan oleh gurunya," tandasnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo