JOGJA - Jika biasanya berbicara destinasi wisata identik dengan nuansa pantai dan pegunungan, di Purworejo terdapat wisata alternatif yang dapat memberi kesan berbeda bagi pengunjung. Yakni, Art Center Purworejo yang berada di jantung kota berslogan Berirama. Destinasi wisata edukasi ini akan membawa pengunjung menyusuri pengalaman di Purworejo pada masa lampau.
Diresmikan pada Agustus 2023, Art Center digadang-gadang menjadi embrio baru tempat wisata yang representatif di Kabupaten Purworejo. Keberadaan wisata edukasi tersebut juga diharapkan dapat menangkap peluang kunjungan wisata dari proyek strategis nasional, seperti Bandara YIA, Kawasan Badan Otorita Borobudur (BOB) dan Bendungan Bener.
Baca Juga: Mati Suri Destinasi Wisata Bantul, Dispar: Terhambat Modal dan Semangat Kendor
Art Center Purworejo berada persis di barat Pendopo Agung atau utara Alun-alun Purworejo. Lokasi yang cukup strategis dan mudah dijangkau membuat Art Center memiliki daya tarik tersendiri. Cukup dengan merogoh kocek Rp 10 ribu, pengunjung dapat menyaksikan langsung koleksi barang langka sepuasnya. "Tidak dipungkiri, ini menjadi magnet baru sebagai penunjang pariwisata di kawasan perkotaan," ungkap Pengelola Art Center Purworejo Suprapto Amir, Jumat (14/3).
Baca Juga: Banyak Yang Komplain, Pedagang di Purworejo Ogah Disalahkan usai Mencuat Kasus MinyaKita
Ada tiga konsep yang diusung dari adanya Art Center di Purworejo. Yaitu berbasis edukasi, sebagai wadah komunitas dan tak kalah penting untuk mengembalikan memori kolektif masyarakat pada masa lampau. "Di Purworejo ada tokoh besar dan jadi pahlawan nasional. Beliau WR Soepratman, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Diabadikan terkait beliau di sini," terangnya.
Amir menyebut, ada sedikitnya 2.000 jenis barang yang tersusun rapi untuk ditampilkan kepada pengunjung. Mulai dari dokumentasi bersejarah, benda antik, karya lukis dan pahat, mainan tempo dulu. Selain itu ada beberapa barang peninggalan bupati serta replika yang berkaitan dengan potensi di Purworejo.
Baca Juga: Jadi Destinasi Viral, Ibarbo Park Pernah Dikunjungi 9.200 Orang dalam Sehari
Adapun barang tersebut diperoleh dari hasil pengadaan pemerintah daerah hingga pemberian hibah dari masyarakat. Koleksi barang di Art Center ini memuat beragam nilai, meliputi sejarah, sosial masyarakat, kesenian, pendidikan, budaya, ekonomi serta religi. "Kalau ditelisik lebih jauh, itu ada kombain corak budaya Solo dan Jogja. Tapi ada kecenderungan khas Purworejo," kata Amir.
Seorang pengunjung Anindiya, 23, warga Pangenrejo mengaku mendapat pengalaman berharga setelah melihat berbagai koleksi barang di Art Center Purworejo. Setelah menyusuri seluruh area, memberikan gambaran dirinya tentang kehidupan tempo dulu di Purworejo. "Kalau di internet mungkin cuma ada gambar di handphone ya, di sini langsung bisa lihat peninggalan mbah-mbah kala itu," ucapnya. (fid/pra)