Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ikuti Dolalak, Tarian Jaran Bolong Jadi Penyaji Terbaik Duta Seni Award 2024 Jateng di TMII Jakarta

Jihan Aron Vahera • Rabu, 25 Desember 2024 | 01:01 WIB

 

Tarian Jaran Bolong perdana ditampilkan pada acara Resepsi Kenegaraan RI di Pendopo Kabupaten Purworejo, Jumat (23/8).JIHAN ARON VAHERA/RADAR JOGJA
Tarian Jaran Bolong perdana ditampilkan pada acara Resepsi Kenegaraan RI di Pendopo Kabupaten Purworejo, Jumat (23/8).JIHAN ARON VAHERA/RADAR JOGJA

 

 

PURWOREJO - Kabupaten Purworejo kembali mengikuti ajang Duta Seni Award 2024 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang diikuti oleh kabupaten dan kota se-Jateng. Purworejo kembali meraih juara sebagai penyaji terbaik di 2024.

Sebelumnya, di 2023, Kabupaten Purworejo juga mengikuti ajang serupa dengan mengusung kesenian Dolalak Purworejo. Kali ini, Kabupaten Purworejo mengusung tarian Jaran Bolong sebagai yang ditampilkan di anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta pada Minggu (24/11) lalu.

"Tentu kami sangat bangga dan terharu mengingat perjuangan tim selama proses produksi hingga penyajiannya," ujar Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purworejo Dyah Woro Setyaningsih.

 Baca Juga: Penasihat Hukum Eks Dirut Taru Martani Tak Ajukan Banding, Tegaskan Tidak Ada Niat Jahat Nur Achmad Affandi dalam Investasi

Dia sangat berterima kasih dengan seniman-seniman Kabupaten Purworejo yang terlibat. Baik dari tim tari, musik, art dekorasi, pameran, dan lainnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus melestarikan atau nguri-uri dan nguripi tradisi. Dia mengajak semua pelaku seni dan budaya Kabupaten Purworejo untuk bergandeng tangan bersama. “Penghargaan ini untuk seniman tradisi Purworejo," tutur dia.

Diketahui, Tari Jaran Bolong adalah tari baru dari Kabupaten Purworejo yang baru diluncurkan pada 23 Agustus 2024 lalu. Pembuatan tari tersebut dilakukan sejak awal Juli 2024. Tarian tersebut diciptakan untuk mendukung program unggulan Kabupaten Purworejo tresno budoyo atau cintai budaya.

Tujuannya, yaitu untuk melestarikan kebudayaan khas yang memperkuat daya tarik wisata di salah satunya kesenian tradisional. Jaran Bolong terdiri dari dua suku kata, yaitu jaran atau kuda dan bolong atau berlubang. Kuda adalah simbol semangat dan bolong adalah simbol keterbukaan hati masyarakat Purworejo.

Kepala Dindikbud Purworejo Wasit Diono sangat bangga atas penghargaan yang diraih tersebut. Menurutnya, penampilan pada seniman Purworejo sangat luar biasa sehingga layak menyandang predikat terbaik. "Terimakasih atas dedikasinya melestarikan tradisi dan mengharumkan nama Kabupaten Purworejo," ucap dia. (han/pra)

Editor : Heru Pratomo
#jateng #Duta Seni #award #Dolalak Purworejo #Tarian Jaran Bolong #TMII Jakarta #Purworejo