Teranyar, SD Tumbuh 2 baru saja mengkampanyekan isu sampah melalui balutan musik bertajuk, Planeto Musical Concert.
Agenda yang berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada Kamis, (12/12) malam tersebut berlangsung meriah, dan mendapat banyak apresiasi.
Baik dari para penonton, maupun para tamu undangan, termasuk
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Yogyakarta.
Kepala Dikpora Kota Yogyakarta Budi Santosa Asrori, mengapresiasi pagelaran yang ditampilkan para siswa SD Tumbuh 2.
Budi menyadari betul, bahwa salah satu tujuan dan fungsi pendidikan adalah membuat anak-anak bisa mengembangkan kemampuannya.
Lewat Konser tersebut, menurutnya, tidak saja jadi momen selebrasi semata, tapi juga memuat nilai edukasi.
"Ini hal yang sangat bagus, jadi salah satu wadah anak-anak mengembangkan potensinya," katanya.
Disebutkan, setiap anak memiliki potensi dan bakat yang bervariasi, hal tersebut menurutnya sangat penting untuk disadari para guru, hingga orangtua. Sehingga diharapkan, bisa mengarahkan anak sesuai minat bakat masing-masing.
"Seperti saat ini, banyak hadir orangtua dan guru. Mari sama-sama peka terhadap minat bakat anak, dan mengarahkan mereka," pesannya.
"Edukasi berbalut konser ini juga bagus sekali, ini jadi sebuah pembelajaran yang bervariasi," imbuhnya.
Perlu diketahui, dalam gelaran Planeto Musical Concert tersebut, seluruh siswa SD Tumbuh 2 yang berjumlah 96 siswa turut berpartisipasi sebagai penampil.
Mereka tampil dengan durasi kurang lebih 1 setengah jam, membawakan total 50 lagu kreasi, bertema sampah dan lingkungan.
Penuturan lain datang dari salah satu penonton, yakni Krisna Purna. Dalam gelaran tersebut, Krisna datang bersama istri dan kedua anaknya.
Sebagai orangtua, Krisna mengaku bahwa gelaran serupa Planeto Musical Concert bisa dijalankan secara reguler.
"Harapannya sekolah lain juga bisa mengadopsi konsep seperti ini, karena ini sangat bagus dan berkualitas," bebernya.
Krisna menyoroti, beberapa nilai fundamental mulai dari kerjasama, keberanian untuk tampil, hingga edukasi pada anak, seluruhnya terangkum dalam konser tersebut.
"Sebagai orangtua, juga ada perasaan ingin melihat anak saya bisa tampil seperti itu," harapnya.
"Karena penampilan seperti tadi pasti butuh banyak persiapan, dan dari proses itu anak juga bisa belajar banyak," imbuhnya.
Secara pribadi, Krisna berharap bahwa gelaran serupa bisa terus masif dilakukan. Tidak saja oleh SD Tumbuh 2, tapi juga dari sekolah-sekolah lainnya.
"Saya melihat bahwa penampilan SD Tumbuh ini sangat meriah dan megah, mereka juga sangat totalitas," tandasnya.
Editor : Bahana.