PURWOREJO - Sebanyak 269 grup kesenian di Kabupaten Purworejo mendapatkan hibah alat kesenian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo. Total ada 6.696 alat yang siap didistribusikan.
Penyerahan alat tersebut dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari yaitu Selasa-Kamis (3-5/12). Sekretaris Daerah (Sekda) Purworejo Achmad Kurniawan Kadir secara simbolis telah melaksanakan penyerahan hibah di Gedung Kesenian W.R. Soepratman pada Selasa (3/12) oleh
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purworejo Wasit Diono mengungkapkan, 6.696 alat kesenian tersebut terdiri dari rebana, angklung, gamelan, mic, pengeras suara, hingga gamelan. "Anggaran untuk pengadaan hibah alat kesenian ini senilai Rp 4 miliar," ungkapnya Rabu (4/12).
Pemberian hibah alat kesenian tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun yang berasal dari dana anggaran pokok pikiran dewan (pokir). "Tahun ini ada 269 grup terdiri dari grup kesenian yang ada di setiap kecamatan se-Kabupaten Purworejo meliputi kesenian hadroh, jaran kepang, topeng ireng, hingga dolalak," beber dia.
Diungkapkan, setiap grup kesenian mendapatkan jumlah alat kesenian yang berbeda-beda. Jumlah alat yang diberikan disesuaikan kebutuhan dan pengajuan masing-masing kelompok kesenian. Sebelum mendapatkan hibah, grup kesenian yang terdaftar di data Dindikbud Purworejo terlebih dahulu mengajukan proposal alat kesenian kepada Bupati Purworejo.
Bupati Purworejo akan meneruskan proposal tersebut ke Dindikbud Purworejo untuk di proses sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku. Hibah alat kesenian itu tidak hanya dianggap sebagai sumbangan materi, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap seni dan budaya.
"Penyerahan hibah ini diharapkan dapat menginspirasi semangat, kreativitas, dan inovasi para seniman dalam berkarya," harap Wasit. Selain itu, grup-grup kesenian tersebut bisa menambah kualitas keterampilan hingga bisa mengembangkan kesejahteraannya.
Dia berharap, grup kesenian yang mendapatkan hibah alat dapat merawatnya dengan baik. Sehingga, kesenian, budaya, dan tradisi di Kabupaten Purworejo tetap terawat sebagai pemersatu bangsa dengan baik pula.
Sementara, Sekda Purworejo Achmad Kurniawan Kadir mengungkapkan, hibah tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung perkembangan seni dan budaya di Purworejo. "Kami berharap, alat kesenian yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengembangkan kreativitas," harap dia.
Selain itu, meningkatkan kualitas pertunjukan seni, dan memperkuat tradisi budaya lokal. Dengan dukungan itu, dia meyakini kesenian di Purworejo akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. "Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku seni menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan seni budaya," tandas Wawan. (han/pra)
Editor : Heru Pratomo