Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Unik dan Khas, 34 Perupa Ikut Pameran Tarik Tambang di Bentara Budaya Jogja

Elang Kharisma Dewangga • Minggu, 29 September 2024 | 23:37 WIB
Pengunjung mengamati karya seni yang dipamerkan di Bentara Budaya, Jogja, Sabtu (28/9). Pameran yang mengangkat tema tarik tambang itu digelar untuk menyambut HUT ke-42 Bentara Budaya. Pameran itu diikut 33 pelaku seni dan dilaksanakan mulai tanggal 27 se
Pengunjung mengamati karya seni yang dipamerkan di Bentara Budaya, Jogja, Sabtu (28/9). Pameran yang mengangkat tema tarik tambang itu digelar untuk menyambut HUT ke-42 Bentara Budaya. Pameran itu diikut 33 pelaku seni dan dilaksanakan mulai tanggal 27 se

 

JOGJA - Menyambut ulang tahunnya ke-42, Bentara Budaya Jogja menggelar pameran seni rupa bertajuk Tarik Tambang. Pameran yang melibatkan 34 perupa ini berlangsung sejak 27 September lalu hingga 4 Oktober mendatang.

"Kali ini adalah ulang tahun ke-42 Bentara Budaya. Maka sekaligus kami juga memohon doa restu kepada para tamu dan para seniman yang selalu mendukung Bentara Budaya untuk melangsungkan kelangsungannya," ujar budayawan Gabriel Possenti Sindhunata Sabtu (28/9).

Menurutnya, judul Tarik Tambang dipilih karena sebenarnya istilah ini sangat populer di masyarakat Jawa dan dekat dengan kehidupan rakyat. Istilah tarik tambang juga pasti ada di pikiran semua orang, karena momentum ini berdekatan dengan proklamasi kemerdekaan.

Di mana setiap kali peringatan itu pasti ada atraksi tarik tambang dan hal itu sangat sesuai dengan realitas. Walaupun atraksi itu kini mulai berkurang dan tidak banyak dipraktikkan. Tetapi seperti yang tidak diduga, seperti kondisi sosial-politik saat ini, tarik tambang bisa menimbulkan demikian banyak variasi dan imajinasi, serta bisa dicurahkan ke dalam karya seni.

Baca Juga: Halim Alami Black Campaign Ujaran Kebencian di Medsos, Bentuk Tim Hukum Lakukan Investigasi Tindak Lanjutnya Masih Menunggu

Baca Juga: Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid La Liga Senin 30 September Kick Off 02.00, H2H dan Susunan Pemain, Tanpa Mbappe Mampukah Los Blancos?

"Teman-teman seniman menggarap ini dengan serius dan sekali lagi kami berterimakasih karena di setiap pameran di Bentara Budaya pasti ada sesuatu yang unik dan khas," lontar Sindhunata.

Sementara kurator seni Hermanu menjelaskan, tarik tambang adalah atraksi yang menjadi bagian dari perayaan 17 Agustus atau peringatan Kemerdekaan RI. Tarik tambang merupakan sejenis olahraga. Namun sebenarnya juga kurang tepat bila disebut olahraga.  "Lebih pas atraksi tarik tambang itu dikategorikan sebagai hiburan," cetusnya.

Sebagai hiburan, lanjut Hermanu, tarik tambang adalah atraksi tradisional yang setiap tahun diadakan hampir di semua desa atau kampung, lebih-lebih di Jawa. Pesertanya pun tidak pandang bulu, paling-paling digolongkan tarik tambang untuk ibu-ibu dan perempuan, atau tarik tambang untuk bapak-bapak dan kaum lelaki lainnya.

Salah seorang pengunjung pameran Fais Adinata mengatakan, karya-karya yang dipamerkan di Bentara Budaya Jogja sangat bagus. Sampai-sampai mahasiswa dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) ini tidak bisa berkata-kata setelah melihatnya.

"Setelah melihat ini saya lebih menyoroti layout-nya yang sederhana, karena cuma satu ruangan bisa dibikin pameran yang bagus. Selain itu, karya-karya yang dipajang sangat asyik dan menarik," tuturnya.

Para perupa yang ikut dalam pameran ini yakni Agus Leonardus, Agus Noor, Alit Ambara, Ampun Sutrisno, Andre Tanama, Arief Sukardono, Asep Maulana Hakim, Boy Harjanto, Budi Ubrux, Edi Sunaryo, Cytrus Black Symptoms, Hermanu, Defis, Dona Prawita Arissuta, Erica Hestu Wahyuni, Ferganata Indra Gunawan Bonaventura, Ifat Futuh, Koskow/FX Widyatmoko, Ledek Sukadi, Mahendra Oka, Meuz Prast, Nasirun, Oblo, Kasan Kurdi, Putu Sutawijaya, Sigit Santosa, Subandi Giyanto, Suharmanto, Susilo Budi Purwanto, Syahrizal Pahlevi, Taring Padi, Theresia Agustina Sitompul, dan Tumari. (ayu/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#tarik tambang #bentara budaya #Pameran Seni Rupa #Budayawan #proklamasi kemderkaan #atraksi #Jogja