Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal Tari Seblang: Ritual Mistis Khas Banyuwangi yang Diyakini Mampu Mengusir Marabahaya dan Sial

Tastabila Maika Warditya • Jumat, 27 September 2024 | 22:47 WIB

Tari Seblang Banyuwangi.
Tari Seblang Banyuwangi.


RADAR JOGJA - Tari Seblang merupakan salah satu tradisi unik dan penuh mistis yang berasal dari Banyuwangi.

Tarian ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat suku Osing di Desa Olehsari dan Bakungan, Kecamatan Glagah.

Tarian tradisional ini bukan sekadar seni gerak tubuh, melainkan juga rangkaian ritual mistis yang hingga kini masih dilestarikan dan memiliki makna spiritual yang mendalam.

Keunikan Tari Seblang terletak pada pemilihan penari yang tidak dilakukan secara sembarangan.

Sang penari dipilih melalui cara supranatural oleh tetua adat setempat yang masih memiliki hubungan darah dengan leluhur Seblang.

Tak hanya itu, tarian ini juga melibatkan unsur mistis, di mana penari akan dirasuki oleh roh halus yang dipercaya membantu mereka untuk menari dengan sempurna.

Setelah penari terpilih, ia harus melewati sebuah ritual magis yang cukup mengesankan.

Sang penari diyakini akan memiliki kekuatan supranatural yang memungkinkannya menari selama 6 jam setiap hari, selama 7 hari berturut-turut tanpa merasa lelah.

Ini bukan tugas yang mudah, tetapi roh halus yang merasuki tubuh penari dipercaya membantu sang penari untuk terus bergerak mengikuti irama gending.

Sebelum tarian dimulai, seorang pawang akan mengasapi tubuh penari dengan asap dupa sambil melantunkan mantra-mantra khusus.

Tujuan mantra tersebut adalah untuk memanggil roh halus agar masuk ke dalam tubuh penari. Dengan mata terpejam, penari akan menari mengikuti arahan pawang, sepenuhnya tunduk pada irama gending yang dimainkan.

Dalam pertunjukan Tari Seblang, penari juga akan mengenakan mahkota khusus yang disebut "ongklok," terbuat dari daun pisang muda dengan hiasan bunga-bunga di bagian atasnya.

Proses pembuatan mahkota ini pun tak lepas dari nuansa mistis, karena dilakukan sambil membakar dupa.

Tari Seblang biasanya digelar pada awal bulan Syawal dalam kalender Islam, tepatnya mulai tanggal 3 Syawal.

Masyarakat suku Osing percaya bahwa ritual ini mampu mengusir marabahaya dan membuang sial dari desa mereka.

Tak heran, setiap kali tarian ini digelar, suasana di desa dipenuhi aura spiritual yang begitu kental dengan harapan kesejahteraan dan keselamatan selalu menyertai mereka.

 

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#suku osing #tradisi unik #Makna Spiritual #usir sial #tarian tradisional #Tari Seblang #ritual mistis #Marabahaya #mistis #banyuwangi