Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mengenal 5 Alat Musik Jawa Barat: Alunan Melodi Merdu Dari Bambu

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 11 Juli 2024 | 18:07 WIB

Dua orang anak yang sedang memainkan alat musik angklung.
Dua orang anak yang sedang memainkan alat musik angklung.

RADAR JOGJA - Provinsi Jawa Barat memiliki alat musik tradisional yang beragam. Salah satu yang menjadi ciri khasnya ialah tak sedikit alat musik yang menggunakan bambu sebagai bahan utama pembuatannya.

Di sini kita akan mengetahui apa saja alat musik tersebut.

1. Angklung

Angklung, alat musik yang dikenal masyarakat Indonesia, bahkan sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia.

Setiap tanggal 16 November diperingati sebagai Hari Angklung sedunia.

Angklung sendiri dibuat menggunakan bambu khusus yaitu bambu hitam atau bambu tali dan bambu tutul.

Cara memainkannya dengan cara digoyangkan, ada juga yang dihentak sesuai dengan lagu yang akan dibawakan.

2. Calung

Alat musik ini adalah cikal bakal terbentuknya angklung, perbedaannya terdapat dari cara memainkannya.

Jika angklung digoyangkan, maka calung dimainkan dengan cara dipukul menggunakan bahan kayu yang ujungnya dilapisi dengan lilitan karet.

Terdapat dua jenis calung, yang pertama ada calung rancay, dimainkan dengan pemain duduk bersila.

Dan ada calung jinjing, dimainkan dengan berdiri dan posisi calung berderet.

Baca Juga: Memelihara Warisan Berharga: Keindahan Arsitektur dan Sejarah Masjid Tertua di Jogja

3. Suling

Suling, alat musik tradisional yang menghasilkan suara merdu dari bambu yang dimainkan dengan cara ditiup.

Suling memiliki 6 buah lubang dan satu lubang pemanis yang nanti akan ditutup atau dibuka untuk menghasilkan melodi indah khas nusantara.

Pada umumnya, angklung memiliki tangga nada do-re-mi-fa-so-la-si.

Di setiap daerah, suling memiliki jenis yang berbeda beda sesuai dengan budaya daerah itu sendiri.

4. Karinding

Alat musik Karinding berasal dari kata "Hariring nu ngadalingding," yang berarti nyanyian yang menenangkan.

Alat musik ini terbuat dari bambu dan memiliki ukuran yang kecil.

Cara memainkan alat musik ini ialah dengan cara disentil di bagian ujung karinding yang ditempelkan di bibir.

Pada jaman dahulu, karinding sering dipakai ketika ada kejadian penting terjadi. Misalnya hajatan, gerhana bulan/matahari, dan juga orang yang meninggal.

5. Celempung

Alat musik ini berasal dari Jawa Barat yang menggunakan bambu sebagai bahan pembuatannya. Tidak dimainkan sendiri, melainkan dikolaborasikan bersama alat musik lain.

Baca Juga: Efek Semangka dan Dunia Kerja: Dua Hal Berkaitan, Tampak Baik dari Luar Ternyata Bermasalah di Dalam, Simak Penjelasannya

Cara memainkannya yaitu dipukul dengan alat bantu yang terbuat dari kayu.

Celempung memiliki suara nyaring yang merdu saat dimainkan. Biasa dimainkan di acara khitanan, pernikahan atau upacara tadisional.

Itulah beberapa alat musik tradisional dari Jawa Barat yang bahan dasarnya menggunakan bambu.

Dengan adanya pengetahuan tersebut ada baiknya kita sebagai generasi penerus bangsa tetap harus melestarikan budaya Indonesia.(Tastabila Maika Warditya)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#calung #ciri khas #alat musik tradisional #karinding #Suling #provinsi jawa barat #angklung #bahan utama bambu #celempung #jawa