RADAR JOGJA - Ada hal tak biasa di Klinik Pratama Eny yang berlokasi di Baturetno, Kapanewon Banguntapan, setiap Sabtu malam, pukul 19.00-21.00. Di klinik ini, dalang Ki Sidik Mangun Carita bakal tampil dengan lakon bertema kesehatan. Lho?
Ki Sidik Mangun Carita atau nama aslinya Sidik Jatmika, setidaknya tiap satu minggu sekali akan memainkan wayangnya di klinik ini. Temanya memang khusus soal kesehatan.
"Lakon" yang diangkat bermacam-macam. Mulai gaya hidup sehat, cara mencegah demam berdarah, hingga panduan agar tidak terkena hipertensi.
"Orang sakit itu badannya engga enak, murung, tidak nyaman. Saya ingin membongkar citra fasilitas kesehatan itu menyedihkan dan menyeramkan," ujar Sidik.
Di klinik ini dia menggunakan dua tokoh utama, Bagong dan Limbuk yang diberi stetoskop. "Mengggunakan Bagong karena bahasanya sederhana. Dia mewakili orang awam, sedangkan Limbuk sebagai dokternya," ungkap Sidik.
Sidik punya jadwal tetap manggung alias tampil di tempat itu, karena dia adalah suami Dokter Eny Iskawati, sang pemilik klinik. Untuk kesehariannya sendiri, Sidik adalah dosen di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Sidik menjelaskan, salah satu motivasi kegiatan ini adalah menjembatani proses komunikasi dokter dengan pasien. "Ada jarak pengetahuan dan pengalaman antara dokter dan pasien,” kata pria yang semasa muda pernah menjadi wartawan BBC di Jogja itu.
Menurut Sidik, hal itu dilatarbelakangi oleh banyaknya istilah-istilah ilmiah. Karena itu, melalui permainan wayangnya, ia mencoba menjelaskan dengan bahasa yang lebih sederhana.
Sidik pun memainkan wayang di ruang tunggu pasien. Lengkap dengan surjan dan blangkonnya. Untuk musik pendukungnya, ia putar melalui rekaman dari pengeras suara. "Orang hipertensi itu mendengar suara gamelan bisa membuat suasanan batin jadi lebih tenang,” tuturnya.
Dirinya mengaku bisa mendalang karena hampir setiap hari menonton wayang. "Saya ini orang Klaten. Dari kecil belajar menari dan macapatan juga," kata dosen humoris bergelar doktor ini. (laz)