Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Shaggydog Meriahkan Pentas Seni di Sayidan, Hire Dab, Pahin-Pahin To?

Heru Pratomo • Selasa, 29 Agustus 2023 | 06:14 WIB
TEMPAT LAHIR: Vokalis Shaggydog Heru Wahyono tampil menghibur dalam pentas seni perayaan HUT Kemerdekaan ke-78 RI di Kampung Sayidan.
TEMPAT LAHIR: Vokalis Shaggydog Heru Wahyono tampil menghibur dalam pentas seni perayaan HUT Kemerdekaan ke-78 RI di Kampung Sayidan.

RADAR JOGJA – Kampung Sayidan di Gondomanan Jogja adalah tempat lahirnya band Shaggydog. Tepatnya pada 1 Juni 1997 lalu. Nama Sayidan bahkan menasional berkat lagu ‘Di Sayidan’. Saat Kampung Sayidan punya gawe, malam pentas seni Perayaan HUT ke-78 RI di Jalan Lobaningratan Sabtu (26/8) malam, Shaggydog pun tampil.

Saat tampil pun mereka seperti pulang. Dolan di tempat kelahiran. Sebelum beraksi Shaggydog menyapa teman-teman mereka, 'Hire dab, pahin-pahin to? (Piye mas, apik-apik to),'' sapa vokalis Shaggydog Heru Wahyono dengan bahasa prokeman Jawa.

Dijawab oleh warga Sayidan, “Pahin Dab (Apik Mas).” Saat itulah aksi Shaggydog dimulai dengan membawakan lagu ‘Jalan-jalan’.

Dengan ekspresi penuh semangat Heru, membawakan tembang kedua yang berjudul 'Ambilkan Gelas'. Usai melantunkan tembang yang kedua, Heru minta kepada Richard pemain gitar yang asli Sayidan menyampaikan sepatah dua patah kata. Seketika itu, Odik pemain bass yang juga asli Sayidan langsung menimpali ocehan Heru. '”Ayo Chard ngomong, ora gur meneng wae. Selama ini kowe ra tau ngomong to (Ayo Chard bicara, jangan hanya diam saja. Selama ini kamu hanya diam saja tidak pernah ngomong to,” ujar Odik yang notabene keduanya bersaudara.

Pentas kali ini, memang cukup spektakuler karena disaksikan oleh orang tua mereka. Heru minta kepada ibunda Odik bicara mewakili orang tua mereka. ''Ayo Bude Santik, beri kami sepatah dua patah kata agar kami lebih semangat dalam berkarya,'' pinta Heru kepada Santik ibunda Odik.

''Kami senang karena kalian tidak lupa, akan kampung yang membesarkan kalian hingga kalian bisa seperti sekarang ini,'' ujar Santik dengan nada haru karena anaknya mau tampil dikampung yang membesarkan mereka.''Sebelum saya akhiri kata-kataku ini, sekali lagi kami hanya minta kalian maju dan maju terus, sampai karya terbaikmu nanti mampu menghiasi dunia.”

Di tengah-tengah keharuan tersebut, Heru mengajak teman-temannya kembali menghibur penonton yang setia menunggu sejak pukul 19.00 hingga berakhir pukul 23.00. Kemeriahan itu, semakin komplit ketika Heru membawakan tembang penutup ‘Di Sayidan’. “Karena di Sayidan inilah kami lahir dan besar,” tegas Heru. (pra)

 

Editor : Satria Pradika
#Pentas Seni #Shaggydog #Sayidan