Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Konser Kamardikan, Wujud Perayaan Kemerdekaan ke-77 Indonesia

Editor News • Senin, 29 Agustus 2022 | 06:07 WIB
MEGAH : Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat memperingati Kemerdekaan ke-77 Indonesia dengan konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orchestra di Bangsal Pancaniti, Sabtu malam (27/8). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
MEGAH : Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat memperingati Kemerdekaan ke-77 Indonesia dengan konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orchestra di Bangsal Pancaniti, Sabtu malam (27/8). (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki cara tersendiri dalam memperingati Kemerdekaan ke-77 Indonesia. Terwujud dalam konser Kamardikan Yogyakarta Royal Orchestra. Menampilkan lagu-lagu perjuangan, konser musik klasik ini berlangsung di Kagungan Dalem Bangsal Pancaniti Keraton Jogjakarta, Sabtu malam (27/8).

Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Bawono ka 10 menilai Kemerdekaan Indonesia adalah momen yang sangat spesial. Sehingga perlu diperingati secara istimewa juga. Salah satunya dengan penampilan Yogyakarta Royal Orchestra.

"Menghadirkan lagu-lagu perjuangan yang menggambarkan perjuangan dalam memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia," jelasnya saat pembukaan Yogyakarta Royal Orchestra di Dalem Bangsal Pancaniti, Sabtu malam (27/8).

Tak hanya lagu perjuangan, beberapa lagu tradisional juga hadir dalam konser ini. Tentunya dengan balutan kolaborasi orkestra dan gamelan klasik. Sehingga menjadi perpaduan yang indah dalam sebuah konser musik.

"Konser malam ini juga semakin bergema, karena disajikan full orchestra, dengan berkolaborasi dengan beberapa pihak seperti solois saxophone, vokal, dan choir untuk turut memperkaya nada dan irama, dalam beberapa repertoar," katanya.

Konser kali ini juga istimewa karena berlangsung terbuka untuk umum. Penonton bisa menonton langsung di Bangsal Pancaniti Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat. Berbeda dengan konser - konser sebelumnya yang berlangsung secara virtual.

Pimpinan Produksi Yogyakarta Royal Orchestra Mas Lurah Widyotanto Mardowo menuturkan konser kali ini menampilkan 11 repertoar. Menampilkan lagu-lagu perjuangan dan Gending tradisional. Berkolaborasi dengan paduan suara maupun solois.

"Untuk latihan 5 kali sebelum konser Kamardikan. Personel orkestra terdiri dari 80 musisi kemudian paduan suara terdiri dari 25 orang. Lalu masih ada wiyaga dari keraton 16 orang," ujarnya.

Konser orkestra dibuka dengan Gendhing Gati berkolaborasi bersama Abdi Dalem Wiyaga Kawedanan Kridhamardawa. Berlanjut dengan repertoar Api Kemerdekaan dan Dari Sabang Sampai Merauke.

Konser orkestra berlanjut dengan repertoar Pahlawan Merdeka, Syukur, Tekad, Tanah Airku, Sepasang Myangata Bola. Adapula Kebyar Kebyar, Hari Merdeka dan ditutup dengan Gendhing Bubaran Arum-Arum.

"Untuk konser ini juga ada penampilan solois saxophone dan solois vocal. Lalu saat repertoar Hari Merdeka mengajak penonton yang hadir untuk nyanyi bersama," katanya. (Dwi) Editor : Editor News
#Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat #Yogyakarta Royal Orchestra #konser kamardikan #Sri Sultan Hamengku Bawono ka 10 #konser musik