Kundha Kabudayan Kota Jogja terus berupaya menjaga kelestarian nilai-nilai luhur budaya Jogja. Salah satu wujudnya adalah pementasan wayang kulit bekerjasama dengan Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Kota Jogja. Dengan Lakon Gathutkaca Winisudha oleh Dalang Hendy Prasetyo.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan implementasi nilai-nilai luhur budaya untuk kemudian tercapainya kelestarian wayang di Kota Jogja," jelas Kepala Kundha Kabudayan Kota Jogja Yetti Martanti dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/3).
Pementasan wayang berlangsung spesial. Lokasinya di bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya pada tahun 2018. Tepatnya nDalem Notoyudan, Kelurahan Pringgokusuman, KemantrenGedongtengen. Berlangsung semalam tepatnya 19.30 WIB, (30/3).
Acara ini dihadiri oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gedong Tengen, Lurah Pringgokusuman, Paguyuban Dimas Diajeng Kota Jogja dan Karang Taruna Kota Jogja. Adapula Komunitas Wayang di Kota Jogja.
"Pergelaran wayang kulit kali ini juga menghadirkan 3 sinden berbakat yaitu Yuli Cahyani, Agnesia Nandasari, dan Oryza Widyasari dan ada spesial performance Sinden bertalenta yaitu Elisha Orcarus Allasso," katanya.
Dalam rangka mematuhi protokol kesehatan dan mencegah kerumunan, kegiatan ini berlangsung secara terbatas. Pementasan wayang kulit juga bisa dilihat kembali melalui youtube Dinas Kebudayaan Kota Jogja.
Kegiatan, lanjutnya, juga menjadi hiburan bagi masyarakat. Khususnya yang memiliki kegemaran terhadap kesenian wayang kulit. Selain tontonan juga menjadi tuntunan dan tatanan melalui pesan moral dan nilai-nilai luhur Budaya Jawa.
“Juga bentuk dukungan terhadap para seniman wayang untuk terus berkarya dan melestarikan kesenian wayang yang ada di Kota Jogja. Bentuk sinergi kuat antara pemerintah dengan para pelaku seni serta masyarakat secara berkesinambungan,” ujarnya. (Vis/Dwi) Editor : Editor News