Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Cerita Warga Ngampilan soal Kali Larangan, Sistem Pengairan Keraton Jogja hingga Legenda Ular Putih

Iwan Nurwanto • Minggu, 2 November 2025 | 15:30 WIB

 

 

Peta kali larangan
Peta kali larangan

Sebagian warga Kelurahan Ngampilan dan sekitarnya ternyata masih paham tentang sejarah Kali Larangan. Salah satunya Bayu Prastowo yang sudah tinggal di Ngampilan sejak puluhan tahun.

Bayu mengatakan, Kali Larangan memang tidak asing bagi warga asli Ngampilan. Sebab, kisah tentang fungsi Kali Larangan sebagai sistem pengairan Keraton Jogja selalu diceritakan secara turun temurun.

Meskipun tidak mengetahui secara rinci tentang sejarahnya, Bayu sedikit paham tentang aliran Kali Larangan yang berada di Pasar Senen menuju ke Belik Badran. Selain itu, sistem pengairan Kali Larangan di Pasar Senen diketahui juga mengalir ke Masjid Kauman dan Tamansari.

"Kalau cerita dari mbah-mbah dulu, alirannya itu arahnya dari Pasar Senen ke Belik Badran. Sebagian warga tahu, tapi banyak yang tidak paham kalau sejarahnya dulu untuk mengaliri Keraton," ujar Bayu kepada Radar Jogja, Jumat (24/10).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Radar Jogja, keterkaitan Keraton Jogja dengan Kali Larangan memang cukup erat. Bahkan bukan sekedar aliran air biasa. Sebab sistem pengairan Kali Larangan berfungsi menyuplai air bersih, pertahanan, hingga menjadi sistem hidrologi bagi kerajaan.

Namun seiring perkembangan kota dan pembangunan yang masif, jejak fisik Kali Larangan di beberapa titik mulai menghilang atau tertutup. Bayu mengaku pernah mengetahui salah satu peninggalan sejarah Kali Larangan di kawasan Pasar Senen ketika masih duduk di bangku sekolah dasar.

Dulu ketika saya SD pernah mengetahui ada sebuah lubang yang tertutup di atas Pasar Senen. Apabila penutup dibuka akan terlihat tanggul besar yang dialiri air. "Tapi sekarang mungkin sudah tertutup bangunan,” terang Bayu.

Sama seperti situs sejarah lainnya, Kali Larangan tidak bisa lepas dari mitos yang kemudian menjadi legenda masyarakat sekitar. Bayu menyebut, pernah ada cerita keberadaan ular putih di situs Kali Larangan yang terletak di Pasar Senen.

Menurutnya, sosok ular putih kerap muncul ketika ada orang yang mandi pada tanggul Kali Larangan. Namun seiring berkembangnya zaman, mitos itu perlahan mulai pudar. Bahkan kemungkinan besar tidak lagi diketahui oleh generasi muda sekarang.

Urban legend-nya dulu di Pasar Senen. Itu berdasarkan ibu-ibu yang sering mandi di sana dulu. Katanya sering ada ular putih," ungkapnya. (inu/laz)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#legenda #badran #Belik #ngampilan #Ular #keraton jogja #pasar senen #sistem pengairan canggih #Kali Larangan