Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kalian Wajib Tahu! Jogja Secara Wilayah Administrasi Terbagi Menjadi Tanah Kesultanan dan Kadipaten. Apa Perbedaannya?

Bahana. • Jumat, 30 Agustus 2024 | 00:05 WIB

Bagunan Kraton Kesultanan dan bangunan Pakualaman Yogyakarta
Bagunan Kraton Kesultanan dan bangunan Pakualaman Yogyakarta
RADAR JOGJA -Keberadaan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan Kadipaten Pakualaman di Yogyakarta merupakan warisan sejarah yang unik dan menarik.

Kondisi politik dan sosial pada masa lalu, khusunya pada masa penjajahan Belanda menjadi faktor utama terbentuknya kedua kerajaan ini.

Kemudian kenapa sekarang ini secara administrasi terbagi menjadi wilayah Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman, secara singkat sejarah ini bisa kita bagi menjadi tiga momen seperti berikut ini:

1. Perpecahan Kerajaan Mataram

Awal mula terbentuknya kesultanan dan kadipaten di Yogyakarta dalah dilihat dari momen keruntuhan Kerajaan Mataram Islam.

Setelah mengalami beberapa kali pergantian pusat pemerintahan, dimana abad ke-16 berpusat di Kartasura.

Kemudian pada abad ke-18 terjadi perpecahan internal yang memicu Perang Pakuwono.

2. Perjanjian Giyanti (1755)

Perang Pakuwono yang berkepanjangan ini berakhir sengan Perjanjian Giyanti pada tahun 1755.

Melalui perjanjian ini Mataram terpecah menjadi dua, yaitu Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

3. Berdirinya Kadipaten Pakualaman (1813)

Kesultanan Yogyakarta, secara umum Kesultanan Yogyakarta memiliki wilayah yang lebih luas dibandingkan Kadipaten Pakualaman.

Wilayahnya mencakup sebagian besar kota Yogyakarta dan beberapa wilayah di sekitarnya.

Kadipaten Pakualaman, wilayah Kadipaten Pakualaman lebih kecil dan terpusat di beberapa daerah tertentu di kota Yogyakarta.

2. Batas Wilayah

Batas wilayah antara kedua kerajaan telah ditetapkan melalui perjanjian-perjanjian historis, seperti Perjanjian Giyanti dan perjanjian-perjanjian berikutnya.

Batas-batas ini seringkali mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman dan kebijakan pemerintah kolonial maupun pemerintah Indonesia.

Batas wilayah antara kedua kerajaan umumnya berupa jalan, sungai, atau marka batas lainnya yang telah ditetapkan secara resmi.

3. Fungsi dan Peran

Kesultanan Yogyakarta, selain sebagai pusat pemerintahan, Kesultanan Yogyakarta juga memiliki peran penting dalam bidang kebudayaan, pendidikan, dan sosial masyarakat.

Sedangkan Kadipaten Pakualaman juga memiliki peran penting dalam bidang kebudayaan, namun lebih fokus pada pengembangan kesenian dan adat istiadat.

Perbedaan wilayah administrasi antara Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman merupakan hasil dari proses sejarah yang panjang dan kompleks.

Meskipun keduanya memiliki sejarah yang saling berkaitan, namun terdapat perbedaan yang signifikan dalam hal luas wilayah, batas wilayah, pembagian administratif, dan fungsi masing-masing kerajaan.


Penulis: Demartha Salsa Anugrah

Editor : Bahana.
#Kadipaten Pakualaman #sejarah #pakulaman #kesultanan