RADAR JOGJA - Yogyakarta terkenal dengan berbagai destinasi wisata menarik, termasuk Museum Sandi Yogyakarta yang merupakan tempat yang tidak boleh dilewatkan.
Museum ini bukan hanya destinasi liburan biasa, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menjelajahi sejarah persandian Indonesia yang kaya.
Berbagai alasan membuat Museum Sandi Yogyakarta layak untuk dikunjungi.
Menurut informasi dari bssn.go.id, museum ini didirikan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan informasi melalui pendidikan kepada masyarakat.
Sesuai dengan Peraturan BSSN Nomor 3 Tahun 2019 tentang Museum Sandi, museum ini telah menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai daerah.
Salah satu alasan utama mengapa Museum Sandi Yogyakarta begitu menarik adalah karena merupakan satu-satunya museum kriptologi atau persandian di Indonesia.
Ini membuatnya unik, karena tidak ada museum serupa di negara ini.
Selain itu, museum ini menyimpan koleksi yang beragam, termasuk artefak persandian dari masa lalu seperti era Agresi Militer Belanda, serta koleksi sejarah persandian global yang mencapai 134 item.
Museum ini tidak hanya menawarkan pengalaman melihat koleksi-koleksi berharga, tetapi juga menyediakan permainan sandi interaktif yang menghibur.
Pengunjung dapat menikmati permainan seperti Sandi Cardan Grille, Sandi Skytale, dan Sandi Cesar.
Ada juga ruang edukasi dengan komputer-komputer yang memberikan informasi tentang museum dan permainan edukatif terkait persandian.
Terletak di bangunan bersejarah yang dulunya digunakan oleh Kementerian Luar Negeri saat ibu kota Indonesia berada di Yogyakarta, Museum Sandi Yogyakarta tidak hanya memamerkan koleksi-koleksi bersejarah, tetapi juga memancarkan nilai-nilai historis yang dalam.
Jika Anda tertarik untuk mengunjungi Museum Sandi Yogyakarta, museum ini berlokasi di Jalan Faridan M Noto No. 21, Kotabaru, Gondokusuman, Kota Yogyakarta.
Jam operasionalnya adalah pada hari Selasa sampai Minggu, dimulai dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.
Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengeksplorasi dan memahami warisan persandian Indonesia di sini!
Editor : Winda Atika Ira Puspita