RADAR JOGJA - Untuk melengkapi perjalanan wisata di Yogyakarta, Museum Dewantara Kirti Griya merupakan destinasi yang tak boleh dilewatkan.
Museum ini dulunya merupakan tempat tinggal dari Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, yang membeli tanah dan bangunan Museum Kirti Griya dari seorang wanita penguasa tanah perkebunan Belanda pada 14 Agustus 1934.
Bangunan ini awalnya difungsikan sebagai kompleks perguruan Taman Siswa sekaligus tempat tinggal Ki Hajar Dewantara.
Setelah dihibahkan kepada Yayasan Persatuan Tamansiswa pada 18 Agustus 1951, Ki Hajar Dewantara berpindah tempat tinggal ke Jalan Kusumanegara No. 31 yang diberi nama Padepokan Ki Hajar Dewantara.
Museum Dewantara Kirti Griya berdiri secara resmi pada 2 Mei 1970. Berdirinya museum ini merupakan gagasan dari Ki Hajar Dewantara sendiri yang menginginkan tanah bekas tempat tinggalnya dijadikan sebuah museum.
Lokasinya berada di Jalan Taman Siswa No.31, Wirogunan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Museum ini menampilkan koleksi lengkap tentang Ki Hajar Dewantara beserta penjelasannya.
Pengunjung dapat menyaksikan perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara melalui koleksi artefak, tulisan, dan sejarah pendirian Taman Siswa.
Di Museum Dewantara Kirti Griya, koleksi buku dan artefak terjaga dengan baik, dilengkapi dengan fasilitas perpustakaan, menjadikannya tempat yang cocok untuk bersantai sendiri maupun bersama rombongan.
Museum ini sangat direkomendasikan untuk penggemar sejarah dan pendidikan dengan nilai khas Nusantara.
Di museum ini, tidak ada biaya masuk yang harus dibayar. Namun, tersedia kotak sumbangan jika pengunjung ingin memberikan kontribusi apapun.
Museum ini berada dalam satu kompleks dengan pendopo Taman Siswa, Taman Indria (di sebelah timur), Taman Muda, Taman Dewasa, Taman Madya (dekat Taman Indria), dan Sarjana Wiyata.
Jam operasional museum adalah dari pukul 08.00 hingga 13.30, kecuali hari Minggu di mana Museum Dewantara Kirti Griya tutup untuk umum.
Editor : Winda Atika Ira Puspita