Pada pameran kali ini, kurator pameran menempatkan Museum Sandi pada sub tema “Bertahan Hidup.”
Sub tema ini menceritakan berbagai tindakan manusia dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi agar tetap bertahan hidup.
Ruangan ini menampilkan koleksi museum yang merupakan karya lintas generasi, dihasilkan dari perjuangan dan upaya pendewasaan diri menghadapi tantangan serta konflik alam.
Pada pameran ini, Museum Sandi menampilkan koleksi Buku Kode C dan Mesin Sandi SR-64.
Selaras pada periode awal kemerdekaan, keamanan negara menjadi prioritas yang terus diperkuat sehingga mesin sandi ini menjadi salah satu alat yang digunakan untuk melengkapi pertahanan negara.
Selain itu, Buku Kode C juga merupakan alat pertahanan dalam perjuangan bangsa sebagai pedoman komunikasi rahasia dalam memberitakan kondisi medan perang, delegasi perundingan, hingga menyebarkan informasi ke wilayah pelosok, tanpa diketahui lawan.
Selain pameran, Museum Sandi juga mengadakan workshop “Lokakarya Mengenal Jenis & Bermain Persandian” yang diadakan pada Kamis, 25 Juli 2024 pada pukul 10.00 - 12.00 WIB.
Ketua panitia JME, Budi Husada, dalam pembukaan pameran Jogja Museum Expo, Selasa (23/7), mengharapkan kepada pengunjung untuk dapat melihat kearifan lokal pada setiap koleksi museum yang dipamerkan sesuai dengan tema besar JME.
“Diharapkan pengunjung dapat melihat kearifan lokal dari setiap koleksi museum yang dipamerkan. Wujud dari lokal wisdom ini ibarat mozaik yang menggambarkan keragaman pengetahuan dan budaya yang dihadirkan melalui storyline pameran JME 2024,” kata Budi Husada.
Kepala Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Dian Lakshmi Pratiwi, dalam sambutannya (23/7) mengharapkan dengan adanya pameran ini masyarakat mendapatkan pembelajaran nilai-nilai kehidupan.
“Melalui expo ini kita berharap masyarakat dapat lebih luas mengenal, mencintai, dan memanfaatkan museum sebagai tempat alternatif pembelajaran di luar sekolah. Museum memiliki peran penting dalam edukasi tidak hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga sarana untuk mengajarkan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal,” terangnya.
Pameran Jogja Museum Expo 2024 berlangsung dari tanggal 23 Juli hingga 5 Agustus 2024 pada pukul 09.00 - 22.00 WIB.
Pameran ini dibuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya masuk.
Terdapat 42 museum yang berpartisipasi dalam pameran ini, dengan jumlah koleksi tidak kurang dari 70 koleksi yang dipamerkan.
Penulis: Jesi Jamaika & Akmal Haidar Alfath