Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menjelajahi Keindahan Alam dan Legenda Menarik di Balik Goa Kiskendo di Kulon Progo: Destinasi Wisata yang Sarat Makna Budaya

Winda Atika Ira Puspita • Senin, 22 Juli 2024 | 22:01 WIB
Petualangan Sejarah dan Mitos di Goa Kiskendo dengan Harga Terjangkau.
Petualangan Sejarah dan Mitos di Goa Kiskendo dengan Harga Terjangkau.

RADAR JOGJA - Berbicara tentang pariwisata di Yogyakarta, tak akan pernah habisnya.

Yogyakarta, dengan segala daya tariknya, memiliki banyak destinasi wisata menarik yang layak dikunjungi.

Salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang turut memperkaya daftar wisata adalah Kulon Progo.

Salah satu destinasi legendaris di wilayah ini adalah Goa Kiskendo.

Lokasi dan Daya Tarik

Goa Kiskendo terletak di Jalan Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Ditemukan pada tahun 1820, goa ini telah menjadi destinasi populer berkat kisah-kisah legendaris yang menyertainya.

Terletak di Perbukitan Menoreh dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut, Goa Kiskendo menawarkan suasana sejuk dan asri yang memanjakan pengunjung.

Selain daya tarik sejarah dan mitologi, Goa Kiskendo juga menawarkan aktivitas seru seperti susur goa, yang menjadi favorit wisatawan.

Dengan panjang sekitar 1,5 kilometer, penjelajahan goa memakan waktu sekitar 3 jam, di mana pengunjung dapat menikmati keindahan ornamen batu stalaktit dan stalagmit yang menakjubkan.

Di sekitar mulut goa, terdapat relief yang menceritakan penggalan kisah Ramayana.

Sejarah dan Mitologi

Goa Kiskendo memiliki latar belakang yang kaya akan cerita pewayangan.

Dalam cerita wayang, Kiskendo adalah bagian dari kerajaan yang dikendalikan oleh Maesasura dan Lembusura, manusia berkepala kerbau dan sapi.

Kerajaan ini kemudian direbut kembali oleh Subali dan Sugriwo, pemilik asli kerajaan yang berwujud setengah kera setengah manusia.

Pertempuran hebat terjadi, di mana Subali terkubur di dalam goa sementara Sugriwo kembali ke langit.

Subali akhirnya berhasil keluar dari goa dengan menjebol tanah, yang kemudian menciptakan Goa Kiskendo.

Pengelolaan dan Fasilitas

Melihat potensi wisata yang besar, Pemerintah Daerah DI Yogyakarta mulai mengelola Goa Kiskendo sejak tahun 1979.

Pengelolaan goa ini dilanjutkan oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo sejak 2005.

Kisah pewayangan yang melekat pada Goa Kiskendo, bersama dengan keindahan alam dan nilai sejarahnya, menjadikannya destinasi wisata yang menarik dan sarat makna budaya.

Untuk mengunjungi Goa Kiskendo, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 6.000.

Sementara, untuk pengalaman menjelajah goa yang lebih menyeluruh, pengelola menyediakan fasilitas penyewaan senter dan helm dengan biaya tambahan sebesar Rp 10.000.

Selain itu, tersedia juga jasa pemandu yang siap membantu dan memberikan informasi mendalam mengenai sejarah dan cerita menarik di balik goa ini.

Fasilitas-fasilitas ini menjadikan pengalaman menjelajahi Goa Kiskendo lebih aman dan menyenangkan.

Goa Kiskendo bukan hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya yang layak untuk dieksplorasi.

Bagi para pecinta petualangan dan budaya, Goa Kiskendo adalah destinasi yang wajib dikunjungi di Kulon Progo. (Izzatul Akmal Fikri)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#setengah manusia #keindahan alam #legenda #setengah kera #Perbukitan Menoreh #Yogyakarta #cerita pewayangan #Kulon Progo #Dinas Pariwisata Kulon Progo #goa #destinasi wisata #kisah pewayangan #Subali dan Sugriwo #pemerintah daerah #pemilik asli kerajaan #Kekayaan Budaya #goa kiskendo