RADAR JOGJA - Pantai Timang yang terletak di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakartatelah menjadi destinasi favorit bagi wisatawan mancanegara, berkat gondola unik yang digunakan untuk menyeberangi pulau di kawasan tersebut.
Menariknya, gondola ini awalnya tidak dirancang sebagai wahana wisata.
Siswanto, pemilik gondola, menjelaskan bahwa alat ini awalnya dibuat sebagai sarana penangkapan lobster pada tahun 1997.
Pada masa itu, Siswanto bersama lima temannya menciptakan gondola untuk menyeberangi pulau di Pantai Timang.
Mereka memutuskan membuat alat seperti kereta yang digantung pada tali, yang kemudian dikenal sebagai gondola.
Pembuatan gondola memakan waktu sekitar tiga pekan, dengan beberapa orang harus berenang menyeberangi lautan untuk memasang tali gantungan dengan sempurna.
Berkat gondola ini, hasil penangkapan lobster meningkat pesat, dengan sekali perjalanan mampu menghasilkan antara 70 hingga 100 kilogram lobster.
Namun, pada waktu itu, harga lobster masih cukup rendah, sekitar Rp 15.000 hingga Rp 25.000 per kilogram.
Perubahan besar terjadi pada tahun 2005, ketika seorang warga Korea Selatan tertarik mendokumentasikan proses penangkapan lobster menggunakan gondola.
Dokumentasi ini menjadi titik awal perubahan besar, mengalihkan fungsi gondola dari alat penangkapan lobster menjadi wahana wisata.
Selama proses dokumentasi yang berlangsung tiga hari, Pak Sis dihubungi dengan janji akan mendatangkan wisatawan dari Korea Selatan untuk mencoba gondola di atas laut.
Janji tersebut terbukti benar, dan beberapa waktu kemudian, rombongan wisatawan dari Korea Selatan datang, memberikan Pak Sis uang sebesar Rp7 juta untuk akomodasi.
Sejak kunjungan turis Korea Selatan tersebut, fokus gondola beralih sepenuhnya untuk melayani wisatawan, mengingat aktivitas penangkapan lobster semakin sulit dilakukan.
Pak Sis bersyukur karena kini gondola menjadi daya tarik utama di Pantai Timang.
Harga sewa gondola ditetapkan Rp150.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 200.000 untuk wisatawan asing.
Wasiman, salah satu warga setempat, menyebutkan bahwa Pantai Timang adalah salah satu destinasi menarik di sisi timur Gunungkidul.
Meski akses ke pantai masih sulit, pengunjung dapat menyewa jip milik warga karena menggunakan mobil pribadi dapat menimbulkan risiko kerusakan akibat jalan yang belum diaspal dan berbatu tajam.
Wasiman juga mengungkapkan bahwa gondola pernah digunakan dalam syuting reality show dari Korea Selatan pada tahun 2017, menambah daya tarik tempat ini.
Meskipun jalur menuju Pantai Timang ekstrem, kunjungan ke pantai ini tetap menarik perhatian, dengan sekitar 100 pengunjung per hari, 80 persen di antaranya berasal dari luar negeri.
Pengunjung paling banyak datang dari Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan, menunjukkan bahwa Pantai Timang memang didominasi oleh wisatawan internasional.
Dengan transformasi gondola dari alat penangkapan lobster menjadi ikon wisata, Pantai Timang kini dikenal sebagai destinasi wisata internasional yang menawarkan pengalaman unik dan menantang di Yogyakarta. (Izzatul Akmal Fikri)
Editor : Winda Atika Ira Puspita