KEBUMEN - Kondisi kekeringan yang terus melanda mendorong keluarga besar MAN 1 Kebumen menggelar Salat Istisqa, Jumat (25/9). Salat Istisqa secara berjamaah di halaman madrasah tersebut menjadi tanda permohonan agar dalam waktu dekat segera turun hujan.
Kepala Sekolah MAN 1 Kebumen Muhiban menyatakan, Salat Istisqa sengaja digelar mengingat kondisi kekeringan di wilayah Kebumen semakin parah. Oleh karena itu, pihak madrasah terpanggil untuk melaksanakan salat tersebut sebagai wujud ikhtiar bersama. Dengan rangkaian ibadah itu diharapkan dalam waktu dekat dampak kemarau panjang dapat segera teratasi.
Baca Juga: Bayi Usia Lima Hari Ditemukan di Kursi Depan Rumah Warga Kalasan
"Kegiatan ini implementasi dalam menumbuhkan kepedulian terhadap sesama," ucapnya.
Dia mengatakan, Salat Istisqa berlangsung khidmat dengan diikuti guru, staf, dan siswa. Selain salat memohon hujan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan mujahadah dan doa bersama. Menurut Muhiban, seluruh kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual di lingkunhan madrasah.
Baca Juga: SMAN 1 Kasihan Menang Tipis atas SMA Negeri 11 Yogyakarta 26-25
Muhiban juga mengajak agar para siswa meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di tengah musim kemarau. Selain memanjatkan doa, momentum itu juga diharapkan sebagai titik balik bagi warga madrasah untuk instropeksi diri sekaligus memperkuat kepekaan sosial.
"Kami tidak hanya mengetuk pintu langit memohon hujan, tetapi juga mendidik generasi bangsa yang taat serta peka terhadap kondisi sekitar," jelasnya.
Muhiban menambahkan, aksi kepedulian MAN 1 Kebumen juga ditunjukkan dengan mengirim bantuan air bersih ke titik rawan kekeringan. Bantuan bertajuk Sedekah Air ini dikirim ke tiga desa yang tersebar di tiga kecamatan. Adapun sumber dana bantuan berasal dari sumbangan sukarela para guru dan siswa madrasah. "Semoga menjadi ladang amal dan keberkahan," terangnya. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita