RADAR JOGJA – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Raden Umar Said Kudus, lembaga pendidikan yang telah dikenal luas melalui keberhasilan SMK Raden Umar Said dalam bidang industri kreatif, kini memperluas dedikasinya dengan mendirikan satuan pendidikan jenjang menengah pertama: SMP Internasional Raden Umar Said Kudus.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen yayasan dalam menciptakan ekosistem pendidikan berkelanjutan bagi generasi muda di Kudus dan sekitarnya. Sebagai langkah formal menuju operasional penuh, pada hari Rabu, 1 Juli 2026, Dinas Pendidikan Kabupaten Kudus telah melaksanakan visitasi lapangan untuk melakukan verifikasi serta memastikan seluruh kesiapan sarana, prasarana, dan standar operasional pendidikan telah terpenuhi sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami menyambut baik hadirnya sekolah internasional di Kudus. Ini adalah salah satu upaya memperkuat ekosistem pendidikan berkualitas. Juga akan memperluas pilihan bagi Masyarakat, sekaligus membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran sekolah ini akan mendorong lahirnya kolaborasi positif dengan berbagai institusi pendidikan, sebagai salah satu langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai dan kearifan lokal,” kata Maulana Majid, Kepala Seksi Kurikulum Disdikpora Pemerintah Kabupaten Kudus saat melakukan visitasi.
Baca Juga: Semusim di PSIM Jogja Bermasalah dengan Cedera hingga Sempat Bela EPA, Andy Setyo Nugroho Pamit
Sementara itu, disampaikan pula oleh Azhar Latif selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam Raden Umar Said Kudus, bahwa investasi terbaik dan jangka panjang bagi masa depan adalah pendidikan. SMP Internasional ini merupakan wujud komitmen kami untuk berkolaborasi dengan orangtua, guru, siswa termasuk pemerintah agar tercipta ekosistem pendidikan yang baik, terutama di daerah kami. Harapannya dari sinilah nanti lahir generasi pembelajar berwawasan luas, namun tetap menghargai akar budaya. Tidak sekadar menghadirkan layanan pendidikan berkualitas, tetapi juga mendorong kemajuan pendidikan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
SMP Internasional Raden Umar Said Kudus hadir dengan visi mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan umum dan agama, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Sekolah ini menawarkan integrasi unik antara:
Kurikulum Nasional & Internasional: Menggabungkan kurikulum nasional yang diperkaya dengan kurikulum internasional Cambridge untuk standar akademik global.
Baca Juga: Terbaru, Pemprov DIY Targerkan November 2026 Kawasan Malioboro Jadi Kawasan Full Pedestrian
Metode Pengajaran Bilingual: Menekankan kemampuan komunikasi dalam dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) sebagai modalitas literasi global siswa.
Tiga Konsentrasi Utama: Siswa dapat mendalami minat di bidang Tahfidz (Keagamaan), Teknologi Informasi, serta Vokasional.
Salah satu keunggulan utama SMP Internasional Raden Umar Said adalah kurikulum vokasional yang dirancang secara berkesinambungan (seamless) dengan SMK Raden Umar Said. Mengingat SMK Raden Umar Said telah menjadi pusat unggulan di bidang Animasi, Desain Komunikasi Visual (DKV), serta Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG), SMP ini akan menjadi fondasi awal yang matang bagi siswa yang memiliki minat kuat di dunia industri kreatif.
Baca Juga: Van Gastel Janjikan Gaya Main PSIM Jogja Akan Lebih Fleksibel di Musim Depan
“Pendirian SMP Internasional Raden Umar Said ini adalah langkah nyata kami untuk memberikan akses pendidikan berkualitas dunia bagi lulusan SD/MI sederajat di Kudus. Kami ingin membangun jembatan pendidikan yang kokoh, di mana minat siswa pada teknologi dan vokasi sudah dibina sejak jenjang menengah pertama dengan standar internasional," demikian ditambahkan Azhar Latif.
Pihak yayasan optimistis bahwa dengan terbitnya izin operasional dalam waktu dekat, SMP Internasional Raden Umar Said Kudus akan segera membuka pendaftaran bagi murid baru. Sekolah ini terbuka bagi seluruh lulusan SD/MI sederajat yang memiliki semangat untuk mengembangkan potensi diri melalui pendekatan pendidikan yang modern, religius, dan berwawasan teknologi.
Editor : Heru Pratomo