Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Maharani Hanifah Jadi Paskibraka Nasional, Penerus Kisah Sukses Tantenya 37 Tahun Lalu

Cintia Yuliani • Rabu, 1 Juli 2026 | 21:22 WIB

 

Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Maharani Hanifah
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Maharani Hanifah

 

 

 

Sering menonton upacara peringatan 17 Agustus di televisi sejak kecil, menggugah hati Anggita Ayu Maharani Hanifah ingin menjadi paskibraka nasional. Usaha dan pengorbanannya ternyata membuahkan hasil. Tahun ini siswa kelas XI SMAN 1 Bantul itu terpilih menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Nasional.

 

Mimpi itu tidak hanya disimpan, tetapi diwujudkan dengan kerja keras. Berbekal pengalaman sebagai atlet voli, rugb, dan kini anggar, Anggita terbiasa menjalani latihan fisik. "Sejak SMP, saya juga mulai mempelajari materi psikotes yang menjadi bagian dari seleksi Paskibraka," katanya Rabu (1/7). 

 

Pengumuman kelulusan pada 22 Juni lalu menjadi momen yang tak terlupakan. Anggita mengaku sempat tidak menyangka bisa mewujudkan impian yang telah dipupuk sejak kecil. "Rasanya kaget, terharu, senang, dan sangat bersyukur karena bisa mewujudkan mimpi saya," ungkapnya.

 Baca Juga: Ada Layanan SIM Malam Hari, Ini Jadwal Lengkap Pelayanan SIM di Gunungkidul Juli 2026

Keberhasilan Anggita juga mengakhiri penantian panjang SMAN 1 Bantul. Setelah sekitar 37 tahun, sekolah tersebut kembali memiliki wakil di paskibraka nasional. Sosok yang pernah mencatatkan prestasi serupa puluhan tahun lalu pun ternyata merupakan tantenya yang selama ini ikut memberikan motivasi. 

 

Di balik pencapaian itu, siswa berusia 16 tahun itu pun selalu diberi dukungan dari kedua orang tuanya yang bekerja sebagai karyawan toko. "Dari orang tua dukungannya sangat besar, baik secara materi, doa, maupun motivasi ketika saya merasa lelah," tuturnya.

 

Sebagai anak bungsu dari empat bersaudara, Anggita menyadari perjuangannya belum selesai. Menjelang pemusatan latihan nasional, ia fokus menjaga kondisi fisik, mental, dan kesehatan sambil tetap mengatur waktu belajar agar tidak tertinggal pelajaran di sekolah. "Setelah lulus SMA, cita-cita saya menjadi taruna militer," harap siswa asal Sanden itu.

 Baca Juga: Pengusaha Tahan PHK, Apindo Kota Magelang Andalkan UMKM sebagai Bantalan Serap Tenaga Kerja  

Perjalanannya menuju tingkat nasional tidak mudah. Seleksi dimulai dari tingkat sekolah pada Februari 2026. Dari sekolah, ia lolos ke tingkat kabupaten, kemudian provinsi, hingga akhirnya menjadi wakil DIJ di seleksi nasional.

 

Menurut Anggita, tantangan terbesar justru datang saat menghadapi seleksi tingkat nasional. Karena materi yang diujikan jauh lebih kompleks. "Yang paling perlu dipersiapkan itu belajar dan psikotes. Soalnya berbeda dengan seleksi di kabupaten maupun provinsi," katanya.(pra)

 

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Anggita Ayu Maharani Hanifah #sanden #paskibraka nasional #SMAN 1 Bantul #psikotes