KEBUMEN - Pemandangan berbeda terlihat pada prosesi kelulusan atau purnawidya siswa MIN 1 Kebumen, Sabtu (6/6). Jika umumnya acara kelulusan siswa dipenuhi karangan bunga, namun perayaan kelulusan madrasah tersebut justru dihiasi aneka tanaman dan bunga hidup.
Acara kelulusan yang berlangsung di gedung pertemuan Sekretariat Daerah (Setda) Kebumen itu tampak meriah. Terlihat tanaman hias seperti Anggrek, Bugenvil serta jenis tanaman lain berjejer rapi di depan pintu masuk gedung. Terlihat tanaman tersebut dikirim lengkap dengan selembar ucapan selamat atas kelulusan siswa.
Kepala MIN 1 Kebumen Widyastuti menyatakan, tanaman hias yang dikirim sebagai pengganti karangan bunga tersebut berasal dari komite, mitra madrasah, sekolah lain dan orang tua siswa.
Baca Juga: Mufli Hidayat Dirumorkan Jadi Target Transfer PSS Sleman
Nantinya tanaman yang terkumpul dari acara purnawidya akan ditempatkan di berbagai sudut madrasah. Tujuannya guna menciptakan suasana belajar yang nyaman dan asri. "Total ada 17 bunga asli. Baru perdana ini, sebelumnya pakai karangan bunga," ungkapnya saat ditemui Radar Jogja.
Ia menyatakan, penggunaan tanaman hidup sebagai pengganti karangan bunga menjadi komitmen madrasah dalam menjaga lingkungan. Selain mengurangi limbah, tanaman tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercantik lingkungan sekolah.
Langkah ini juga selaras dengan program Adiwiyata yang terus dikembangkan MIN 1 Kebumen. Di mana program itu lebih menekankan pentingnya budaya peduli lingkungan pada setiap aktivitas pendidikan di madrasah.
Baca Juga: Indonesia U19 vs Vietnam U19, Nova Arianto Ingin Tiket Fase Gugur Otomatis Tanpa Bergantung Tim Lain
"Kami sedang mengajukan Adiwiyata tingkat nasional. Lewat purnawidya ini kami ingin mengirim pesan pentingnya jaga lingkungan," ujar Widyastuti.
Terkait kelulusan, tahun ini MIN 1 Kebumen meluluskan 110 siswa, terdiri dari empat rombongan belajar. Berdasar hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA), MIN 1 Kebumen mampu melampaui nilai rata-rata nasional jenjang SD atau MI. Dengan raihan rata-rata nilai Bahasa Indonesia 75,85 dan Matematika nilainya 57,94.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kebumen Anif Solikhin mengapresiasi aksi hijau dalam perayaan kelulusan siswa MIN 1 Kebumen tersebut. Menurutnya, penggunaan tanaman hidup sebagai ucapan kelulusan cukup keratif.
Baca Juga: Sentuh Hati Penggemar, Taylor Swift Bagikan Video Masa Kecil Berbaju Koboi Sambut Lagu Toy Story 5
Selain bernilai estetika, pemberian tanaman hijau juga mengandung pesan edukatif tentang pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
"Punya makna lebih. Bagian dari menanamkan nilai karakter peduli lingkungan," ujarnya. (fid)
Editor : Heru Pratomo