KEBUMEN - MTsN 1 Kebumen resmi memulai pembangunan masjid senilai Rp 3,6 miliar. Masjid yang berada di kompleks madrasah ini dibangun secara gotong royong lewat gerakan infak Rp 1.000.
Kepala madrasah MTsN 1 Kebumen Muhiban mengatakan, masjid tersebut dibangun dengan semangat kebersamaan serta rasa saling memiliki. Dia bersyukur program infak yang bergulir disambut antusias warga madrasah.
Hasil dari infak secara kolektif kemudian menjadi sumber pendanaan pembangunan masjid.
"Kami sangat optimis masjid akan tegak berdiri sebagai pusat ilmu dan adab," jelasnya saat peletakan batu pertama, Jumat (16/1).
Masjid yang diberi nama Baitul Hikmah tersebut nantinya dibangun di atas tanah seluas 800 meter persegi. Total luas bangunan masjid mencapai 756 meter persegi.
Adapun total biaya pembangunan senilai Rp 3,6 miliar ini juga diambil dari bantuan pemerntah daerah dan Kementria Agama (Kemenag). Selain itu didukung sumbangan dari alumni madrasah dan donatur.
Muhiban menyatakan, masjid tersebut akan difungsikan sebagai penunjang aktivitas keagamaan bagi seluruh warga madrasah, termasuk santri program Islamic Boarding School (IBS).
Dia menaruh harap keberadaan masjid dapat membawa manfaat banyak bagi keluarga besar madrasah. "Target penyelesaian pembangunan Agustus 2026," katanya.
Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah dalam prosesi peletakan batu pertama menyatakan dukungan serta apresiasi atas komitmen madrasah terkait upaya melengkapi sarana dan prasarana penunjang pendidikan.
Baca Juga: Mengenang Seniman Legendaris Ibu Kasur yang Lahir pada 15 Januari: Berikut Berbagai Karyanya
Dia meminta keberadaan masjid dengan anggaran pembangunan tidak sedikit kelak bukan hanya sekadar sebagai tempat ibadah, melainkan sebagai pusat peradaban, ilmu dan pembinaan akhlak bagi generasi penerus.
Pada kesempatan itu dia berpesan agar seluruh warga madrasah berkomitmen serta saling membantu demi penyelesaian pembangunan masjid. Zaeni juga mengingatkan pentingnya seluruh komponen di madrasah menyamakan persepi dalam proses pembangunan masjid.
"Dengan modal ini saya optimis semua akan lancar," ujar Zaeni. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo