KEBUMEN - Tim robotik dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Kebumen dipastikan maju dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2025.
Madrasah yang berada di Kecamatan Gombong ini berhasil meraih tiket olimpiade bergengsi tingkat nasional setelah menyodorkan proposal berbasis riset dan teknologi (ristek). Yakni dengan memadukan transformasi digital dan kecerdasan buatan.
Kepala Madrasah MTsN 8 Kebumen Sidik Wibowo Ahmad menyampaikan, berangkatnya tim robotik ke ajang OMI menunjukkan bahwa madrasah cukup concern pada bidang sains dan teknologi.
Sebagai institusi pendidikan, madrasah juga terus bertransformasi dan beradaptasi sesuai kebutuhan zaman.
Dia mengaku bangga atas kerja keras tim robotik beserta guru pembimbing hingga mampu berkompetisi di tingkat nasional. "Jangan berpuas hati. Sekarang adalah pintu gerbang. Masih banyak lorong dan tantangan lain yang menanti di depan," ungkapnya kepada Radar Jogja, Kamis (2/10).
Sidik menjelaskan, partisipasi tim robotik MTsN 8 Kebumen di tingkat nasional membawa harapan besar bagi warga madrasah. Dia memastikan, akan mendukung penuh anak didiknya untuk belajar sambil bertukar pengalaman dalam ajang OMI.
"Hampir 10 ribu tim yang ikut proses. Cuma diambil 30 tim, salah satunya tim robotik kami," katanya.
Adapun tim robotik MTsN 8 Kebumen terdiri dari dua pelajar. Masing masing Mohamad Nadzif Fuadi dan Nadif Abhinaya Prawasidi. Keduanya berhasil lolos seleksi proposal riset dengan menyisihkan 9.349 tim lain dari seluruh Indonesia. Tim robotik ini merupakan perwakilan tunggal tingkat MTs di Kebumen yang akan beradu kemampuan pada ajang OMI.
Dalam dokumen proposal, tim ini menyodorkan konsep sistem patroli robot CCTV atau kamera pengawas berbasis Wi-Fi. Robot tersebut dirancang dengan tambahan fitur memberikan aroma terapi untuk menghadirkan suasana aman dan nyaman.
Baca Juga: Diburu, Guru Ngaji Cabul di Magelang Jadi DPO Polisi
"Desain robot disesuaikan tema. Jadi kolaborasi antara aspek digitalisasi dan kecerdasan buatan dalam kerangka pembangunan nasional," jelas Sidik.
Guru pembimbing robotik MTsN 8 Kebumen Dian Inugrah Wijayanti menambahkan, saat ini tim sedang fokus mempersiapkan diri untuk presentasi hasil penelitian pada 1-3 November 2025 mendatang.
Berbekal optimisme, ia yakin anak didiknya mampu melewati berbagai tahapan sebelum beranjak ke titik final. "Kami minta dukungan dan doa. Anak-anak akan berjuang untuk membawa harum nama madrasah dan daerah," katanya. (fid)
Editor : Heru Pratomo