BANTUL - SMA Negeri 1 Sewon bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Jogja, dan salah seorang wali siswa mengadakan pelatihan jurnalistik untuk siswa-siswi sekolah setempat hari ini ( 25/8). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam bidang jurnalistik.
Pelatihan jurnalistik ini diadakan selama satu hari diikuti oleh 60 siswa - siswi SMA setempat dan 10 guru. Selama pelatihan, siswa akan diajarkan tentang dasar-dasar jurnalistik, termasuk cara menulis berita, memfoto, dan memvideo yang sesuai dengan kaidah kaidah jurnalistik. Siswa juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan mereka dengan menulis berita, mengambil foto dan video.
Penanggung jawab Pelatihan Jurnalistik Jawa Pos Radar Jogja, Joko Suhendro mengatakan, dalam era globalisasi ini, informasi menjadi salah satu aspek krusial yang membentuk pandangan dan pemahaman masyarakat terhadap dunia sekitarnya.
"Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita mendapatkan dan menyampaikan informasi. Nah dalam konteks ini, keahlian dalam bidang jurnalistik menjadi semakin penting untuk menjaga kebenaran dan membentuk opini kritis," kata Joko di sela sela penandatanganan MoU, Sabtu ( 23/8).
Sumber Daya Manusia, tak terkecuali siswa siswi sebagai agen perubahan di masa depan, perlu dibekali keterampilan jurnalistik yang baik, benar, terarah dan beretika. Hadirnya pelatihan jurnalistik di SMA Negeri 1 Sewon ini, tidak hanya memfasilitasi atas pemahaman siswa terhadap media massa.
“Tapi juga mengembangkan kemampuan menyusun dan menyampaikan informasi secara efektif, baik itu berupa tulisan, foto, maupun video," tandasnya.
Kepala Sekolah SMA N 1 Sewon Drs. Gami Sukarjo, M.Pd menyambut baik terhadap pelatihan jurnalistik ini. Menurutnya, ini ibarat gayung bersambut. Sebab, di SMA yg dipimpinnya juga ada ekstra pelajaran ilmu jurnalistik ini.
Menurutnya, dengan pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan menulis mereka. "Dengan demikian, siswa dapat menjadi lebih percaya diri dan memiliki kemampuan untuk menyampaikan pendapat dan ide-ide mereka melalui media," katanya.
Di tempat yang sama, salah seorang wali siswa yang mensupport penuh kegiatan pelatihan jurnalistik ini, Inneke Yonilestari mengaku senang bisa menjadi bagian dari kegiatan pelatihan jurnalistik bagi siswa ini.
"Saya percaya, kegiatan ini akan sangat bermanfaat bagi siswa dalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan jurnalistik mereka, " katanya.
Inne percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, ia sangat senang dapat mendukung kegiatan pelatihan jurnalistik ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa dalam bidang jurnalistik.
"Saya juga berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa - siswi untuk menjadi jurnalis yang profesional dan berkualitas di masa depan," jelas Inne yang pada era 90 an juga pernah bergabung dengan Jawa Pos Grup di Kalimantan Timur itu. (jko/pra)
Editor : Heru Pratomo