JOGJA - SMKN 3 Jogja menghadirkan terobosan baru dalam layanan informasi publik dengan meluncurkan artificial intelligence (AI) chatbot berbasis aplikasi WhatsApp. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat SMKN 3 Jogja Faiz Mudhokhi menerangkan, inovasi ini ditujukan untuk menjawab berbagai pertanyaan seputar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026.
"Serta berbagai informasi umum terkait sekolah, semua terintegrasi secara otomatis dan responsif," katanya kepada Radar Jogja Minggu (8/6).
Disebutkan, layanan chatbot ini mulai dioperasikan sejak 27 Mei 2025 lalu oleh Tim Panitia SPMB SMKN 3 Jogja. Diakui Faiz, masyarakat kini dapat langsung mengirimkan pertanyaan dan mendapatkan jawaban dari sistem chatbot hanya dalam hitungan detik.
"Inovasi ini kami hadirkan untuk mempermudah orang tua atau calon siswa dalam mengakses informasi, tanpa terhambat waktu maupun ketersediaan panitia," ujar Faiz.
Ia menjelaskan, adanya inovasi itu juga datang dari sebuah permasalahan, bahwa selama ini komunikasi melalui grup WhatsApp kerap tidak efektif karena keterbatasan waktu panitia dan tingginya jumlah pertanyaan yang berulang.
"Seringkali respons panitia lambat karena sedang bertugas atau istirahat. Lalu, banyak pertanyaan yang sama, jadi kami rasa perlu sistem otomatis yang bisa menjawab dengan cepat dan konsisten," lanjut Faiz.
Ia menguraikan, pengembangan chatbot ini merupakan hasil kerja sama sekolah dengan startup teknologi lokal yang fokus pada pengembangan kecerdasan buatan berbasis WhatsApp.
Dalam prosesnya, pihak sekolah hanya perlu menyediakan materi informasi dan panduan karakter respons, sementara sistem AI akan mempelajari dan menyajikan jawaban sesuai kebutuhan pengguna.
Secara garis besar, Faiz berharap dengan menghadirkan teknologi ini SMKN 3 Jogja semakin menunjukkan komitmen dalam memanfaatkan teknologi untuk pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan. "Chatbot ini tidak hanya mempercepat arus informasi, tapi juga memastikan masyarakat bisa mengakses informasi kapan saja dan di mana saja," paparnya.
Sementara itu, salah satu orang tua calon siswa Dewi Kartika mengaku terbantu dengan adanya layanan itu. Diakuinya, kecepetan respons jadi salah satu hal yang paling membantu. "Langsung dijawab, cepat banget. Ini memudahkan untuk mencari informasi," tuturnya.
Hal itu, kata Dewi, sangat efisien dan efektif untuk menggali informasi tanpa harus mendatangi sekolah secara langsung. Disebutkan, berbagai informasi mulai dari jumlah siswa dan rombel, alur SPMB, hingga rekomendasi dan detail jurusan atau peminatan juga tersedia secara rinci. "Cukup detail jawabannya, jadi ini sangat membantu," tandasnya. (iza/laz)
Editor : Sevtia Eka Novarita