Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Satgas MBG SMAN 1 Kebumen Minta Menu MBG Jangan Telur Terus supaya Siswa Tak Bosan

Muhammad Hafied • Rabu, 16 April 2025 | 12:05 WIB

Siswa SMAN 1 Kebumen kembali menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca libur lebaran. (M Hafied/Radar Jogja)

 

 

Siswa SMAN 1 Kebumen kembali menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca libur lebaran.
Siswa SMAN 1 Kebumen kembali menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca libur lebaran.

 

KEBUMEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kebumen kembali bergulir pasca libur panjang Lebaran 2025. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah meminta ada peningkatan kualitas mutu dari menu yang disajikan kepada siswa.

Ketua Satgas MBG SMAN 1 Kebumen Slamet Pramono mengatakan, kualitas mutu perlu menjadi prioritas utama selama pelaksanaan MBG. Hal ini menurutnya penting dan cukup fundamental.

Dia khawatir jika mutu diabaikan, siswa justru bakal tidak doyan bahkan antipati terhadap program MBG. "Kualitas MBG harus ditingkatkan. Kami berharap tidak terjadi suatu kepada anak-anak," ungkap Pram, Selasa (15/4).

Selain mutu, dia juga mengingatkan agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selaku penyedia MBG untuk tetap memperhatikan variasi menu. Sebab pada pelaksanaan sebelum puasa siswa sempat mengeluhkan menu MBG yang selalu berulang.

Menurutnya kondisi ini perlu menjadi catatan supaya siswa tidak bosan setiap mengonsumsi menu makanan MBG. "Setiap hari perlu ada variasi menu. Jangan telur terus seperti sebelum puasa," jelasnya.

Dia tak memungkiri belum lama ini terdapat beberapa siswa yang sempat mengalami mual dan pusing usai menyantap sajian MBG. Dia pun tidak ingin kejadian ini terulang karena penjamin mutu dikesampingkan. Mengingat penerima program MBG di SMAN 1 Kebumen cukup banyak, yakni sejumlah 1.069 siswa.

Tak kalah penting dia juga mengingatkan pentingnya evaluasi secara berkala. Evaluasi ini, lanjut Pram, menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas serta dampak langsung dari pelaksanaan MBG.

Dengan begitu, program prioritas nasional ini dapat berjalan optimal dan sesuai target. "Kami berharap program ini dijaga betul kualitas, keseimbangan gizi dan higienis. Supaya dirasakan betul manfaatnya," jelas dia.

Pram menyatakan, guna memastikan menu MBG aman dikonsumsi siswa, pihak sekolah kini telah menerapkan serangkaian prosedur.

Salah satunya pengecekan secara detail menu, mulai dari aroma dan rasa, tampilan serta kelayakan.

"Membagi makanan ke seribu lebih tidak mudah. Ada upaya pencegahan. Kalau aman kami bagikan, kalau tidak ditahan dulu," bebernya.

Salah satu siswa Adimas Lintang Ramadhan mennyambut baik bergulirnya kembali program MBG pasca libur panjang. Dia menaruh harapan agar menu yang disajikan selalu terjaga kualitasnya. Dengan begitu peristiwa mual dan muntah tidak kembali dirasakan para siswa.

"Ke depan bisa dipertahankan dan tingkatkan. Semoga tidak ada kejadian seperti kemarin, sempat ada yang basi," ucapnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#mual-mual #Pascalebaran #Mbg #SMAN 1 Kebumen #Makan Bergizi Gratis #basi #telur