JOGJA - Bulan suci Ramadan dimanfaatkan secara maksimal oleh MAN 1 Jogja. Sekolah yang terletak di Jalan C Simanjuntak, Terban, Gondokusuman, Jogja ini menyelenggarakan berbagai program berbasis keagamaan dan literasi untuk para siswa.
Kepala Sekolah MAN 1 Jogja Wiranto Prasetyahadi mengungkapkan, sejumlah program yang dirancang untuk menyambut bulan Ramadan, antara lain kajian kitab rutin, pesantren Ramadan, hingga program literasi Ramadan.
"Program literasi Ramadan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran literasi bagi siswa MAN 1 Jogja," katanya, Jumat (7/3/2025).
Wiranto menjelaskan, dalam program ini, siswa dibagi sesuai kelas dan didampingi oleh wali kelas masing-masing.
Setiap siswa diwajibkan membaca satu buku dalam waktu satu jam dan kemudian menulis resume pada media kertas yang telah disediakan.
Secara garis besar, Wiranto sangat bangga dengan program literasi Ramadan ini.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran literasi siswa, tetapi juga membangun kebiasaan membaca dan menulis yang baik.
"Saya percaya kegiatan ini memberi dampak positif pada akademik siswa, dan menyiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya.
Selain itu, Wiranto berharap program ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas pendidikan di MAN 1 Jogja.
Tahun ini, MAN 1 Jogja juga menghadirkan inovasi dengan meluncurkan program One Day One Hadist dan One Day One Juz, yang diharapkan dapat menjadi kebiasaan selama bulan Ramadan.
"Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan, pemahaman, dan pengamalan hadis dan Alquran," bebernya.
Seorang siswa MAN 1 Jogja Affan Hanafi mengatakan, berbagai program yang dilakukan tersebut sangat efektif untuk diaplikasikan di bulan Ramadan.
Termasuk program literasi Ramadan. "Saya sangat tertarik dengan kegiatan ini, saya terpacu untuk membaca dan mulai menulis," jelasnya.
Ia juga menilai beberapa program lainnya cukup inovatif, hal-hal tersebut membuatnya jadi lebih rileks dan senang menjalani puasanya.
"Kegiatannya cukup banyak, tapi tidak bikin lelah. Semuanya menyenangkan," tambahnya. (iza/wia)
Editor : Winda Atika Ira Puspita