JOGJA - Bulan Ramadan jadi momen yang dioptimalkan oleh banyak pihak untuk memperdalam keimanan dan aspek spiritualitas. Termasuk di SMPN 5 Jogja.
Kepala Sekolah SMPN 5 Jogja Siti Arina Budiastuti mengungkapkan, beberapa program yang dilaksanakan antara lain, tadarus Alquran dan sholat duha berjamaah setiap pagi, kultum Ramadan setiap hari setelah duhur, hingga pesantren kilat bagi para siswa, dan bagi-bagi takjil serta zakat.
"Kami juga fasilitasi siswa dengan agama lain, didampingi guru agama masing-masing. Kami sekolah moderasi beragama, dan pastikan adil untuk semua siswa," katanya, Rabu (5/3).
Baca Juga: Waktu Tanggap Damkar Sleman Lebih dari 15 Menit, Sebut karena Akses Banyak Terkendala
Disebutnya, salah satu program yang baru dilakukan tahun ini adalah One Day One Juz. Program tersebut memfasilitasi para guru dan karyawan untuk membaca Alquran setiap hari.
Dalam praktiknya, para guru dan karyawan diberikan tanggungjawab untuk menyelesaikan satu Juz setiap harinya, dan akan terus di-rolling sampai khatam 30 juz.
"Kalau khatamnya lebih dari sekali juga bagus, kan menambah nilai spiritual juga," ungkapnya.
Apalagi di awal Ramadan ini siswa masih libur, sehingga waktu membaca Alquran jadi lebih banyak. "Kalau nanti siswa sudah masuk, kami tawarkan ke mereka, siapa tau ada yang berminat ikut program One Day One Juz ini," urainya.
Ia memproyeksikan, jika para siswa berkenan untuk mengikuti program tersebut, nantinya akan dibagi kelompok yang khusus berisi para siswa. Namun, hal tersebut bersifat fleksibel dan tidak diwajibkan harus bisa mengkhatamkan Alquran.
"Kami sempat sampaikan di grup lewat wali kelas, beberapa siswa antusias dan mengaku ingin ikut," ulasnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo