Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

SMKN 3 Jogja Optimalkan Fasilitas PDSS untuk Percepat Proses Pendaftaran Mahasiswa Baru ke PTN

Fahmi Fahriza • Senin, 24 Februari 2025 | 05:17 WIB
Ilustrasi para siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Ilustrasi para siswa saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

JOGJA – Sebagai sekolah kejuruan, jumlah siswa SMKN 3 Jogja yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidaklah banyak.

Namun, sekolah ini tetap berkomitmen untuk memfasilitasi kebutuhan siswa yang berencana melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Industri SMKN 3 Faiz Mudhokhi menjelaskan, di era pendidikan yang semakin kompetitif ini, proses seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi momen penting baik bagi siswa maupun sekolah.

Salah satu jalur seleksi yang banyak diminati adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) atau Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), yang memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan berdasarkan prestasi akademiknya.

Faiz mengungkapkan, hal ini sangat krusial, mengingat beberapa waktu lalu ada insiden protes dari siswa terkait Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

"Mereka tidak bisa ikut SNBP karena sekolah terlambat hingga waktu terakhir pengisian PPDS. Itu jadi hal yang kami pedulikan," katanya pada Radar Jogja, Minggu (23/2/2025).

Sebagai sekolah yang diberi kesempatan untuk mengikuti SNBP, SMKN 3 Jogja berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi siswa yang berminat melanjutkan studi.

Faiz mengakui, sempat ada kesulitan dalam pengelolaan data akademik siswa yang harus diunggah ke PDSS, terutama setelah PDSS diterapkan sebagai sistem seleksi masuk PTN tanpa tes.

Permasalahan timbul karena data akademik tidak terpusat dalam satu sistem, yang menyebabkan pengumpulan data siswa menjadi terhambat.

Faiz menambahkan bahwa sebelumnya, pengisian PDSS dikelola oleh Guru Bimbingan dan Konseling (BK), yang selain bertanggung jawab mengisi PDSS juga harus memberi sosialisasi dan konsultasi kepada siswa dan orang tua.

“Proses pengisian PDSS sempat ramai dan memakan waktu beberapa tahun, namun akhirnya kami bisa mengurai masalah tersebut, agar semuanya berjalan lancar dan fokus pada memberi kesempatan terbaik bagi siswa,” lanjutnya.

Dalam mendukung kelancaran proses pengolahan data dan unggah PDSS, SMKN 3 Jogja kini melibatkan guru-guru yang cukup familiar dengan sistem informasi untuk memastikan semua berjalan dengan baik.

Hal ini penting karena banyak data yang perlu diisi, termasuk data jurusan, mata pelajaran, dan menyesuaikan template unggahan dengan sumber data akademik sekolah.

“Proses ini membutuhkan waktu dan keterlibatan banyak pihak agar data dapat diunggah secara otomatis dalam sistem,” tambah Faiz.

Salah satu siswa SMKN 3 Jogja yang berencana melanjutkan studi ke perguruan tinggi adalah Angling Dapunta.

Ia mengungkapkan bahwa ia memilih untuk kuliah guna menambah pengetahuan secara formal.

Angling berencana melanjutkan studi di bidang Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB), meskipun sebenarnya bisa langsung bekerja.

"Bisa sebenarnya langsung kerja. Tapi saya mau kuliah dulu, biar skill dan teorinya juga bertambah," kata Angling. (iza/wia)

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#pendaftaran #ptn #pangkalan data sekolah dan siswa #SMKN 3 Jogja #perguruan tinggi negeri #fasilitas #pdss #mahasiswa baru