BANTUL - Sebanyak 84 sekolah dari berbagai jenjang pendidikan bersaing meraih gelar terbaik dalam Apresiasi Sekolah Penggerak (ASP) tingkat Kabupaten Bantul 2024. Namun, hanya tiga sekolah yang terpilih sebagai pemenang utama di masing-masing kategori. Yakni SMPN 1 Banguntapan, SD Unggulan Aisyiyah, dan TK ABA Nglaren Potorono.
Ketiga sekolah ini, menunjukkan keberhasilan mereka dalam menerapkan pembelajaran berkualitas sesuai dengan tujuan program Merdeka Belajar. "Apresiasi (berupa uang, Red) diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi sekolah untuk terus berinovasi dan meningkatkan mutu pendidikan," kata Kasubag Umum Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) DIJ Retno Wijayanti Selasa (26/11/2024).
Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul Nugroho Eko Setyanto mengatakan, selain sebagai ajang kompetisi, ASP juga berfungsi sebagai wadah berbagi praktik baik. Serta menjadi semangat bersama meningkatkan kualitas pendidikan.
Dia menjelaskan ASP melibatkan sekolah-sekolah dari angkatan 2 dan 3 program Sekolah Penggerak. Dengan total 84 sekolah peserta dari 85 terdaftar. Jenjang TK mendominasi dengan 42 peserta, disusul 27 peserta dari SD, dan 14 peserta dari SMP. "Proses seleksi dilakukan dengan sangat ketat," ujarnya.
Dimulai dari penilaian dokumen deskripsi kinerja dan portofolio pada awal November. Kemudian kunjungan langsung ke enam besar sekolah terbaik. Tim juri melakukan penilaian secara transparan dan objektif. "Agar apresiasi diberikan kepada sekolah yang memang layak," sebutnya.
Pihaknya berharap, kegiatan ini semakin memacu semangat guru, kepala sekolah, dan seluruh elemen pendidikan di Bantul. Memacu gerak, karya, dan inovasi demi pendidikan lebih baik. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita