BANTUL - Madrasah Aliyah Darul Mushlihin Bantul (Madamusba) menggelar program imunisasi pencegahan Japanese Encephalitis Virus (JEV). Bekerja sama dengan Puskesmas Sanden, vaksinasi ini menyasar siswa kelas X.
Wakil Kepala Kesiswaan Madamusba Jefri Ajiz Setiawan mengatakan, imunisasi JE berlangsung Rabu (2/10/2024). Harapannya setelah diimunisasi, siswa terlindungi dari risiko terjangkit virus JE yang dibawa oleh nyamuk spesies Culex.
"Sebanyak sembilan siswa mendapatkan imunisasi JE," kata Jefri.
Dia menjelaskan imunisasi JE penting untuk mencegah radang otak akibat gigitan nyamuk yang membawa virus JE. Dengan begitu, siswa Madamusba selalu sehat dan terhindar dari wabah penyakit berbahaya.
Sementara itu, petugas dari Puskesmas Sanden Hajarah menjelaskan, bahaya virus JE bagi kesehatan. Gigitan nyamuk Culex bisa menyebabkan demam, sakit kepala, hingga kejang. "WHO merekomendasikan vaksinasi sebagai upaya pencegahan, terutama di daerah endemik,” kata Hajarah.
Dia juga mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga pola hidup sehat sebagai langkah awal pencegahan berbagai penyakit. “Dengan menjaga pola hidup sehat, kita bisa melindungi diri dan masa depan anak-anak kita dari berbagai virus,” ucapnya.
Melalui program tersebut, diharapkan kesehatan para siswa terjaga dan mereka dapat terus belajar dengan tenang. (gun/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita