Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Niat Membayar Zakat untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Perwakilan Keluarga

Meitika Candra Lantiva • Rabu, 18 Maret 2026 | 12:16 WIB

Ilustrasi membagikan Zakat Fitrah kepada sesama yang membutuhkan.
Ilustrasi membagikan Zakat Fitrah kepada sesama yang membutuhkan.

 

RADAR JOGJA - Membayar zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim.

Zakat bagian dari rukun Islam yang ke empat.

Waktu zakat dilaksanakan pada akhir Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri.

Zakat dilaksanakan bagi mereka yang mampu, menyisihkan sebagian hartanya berupa bahan pokok 2,5 kilogram atau liter beras atau uang setara Harga tersebut, untuk membantu sesama yang membutuhkan.

Zakat umumnya dibayarkan kepada panitia di setiap masing-masing masjid kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, seperti farkir miskin, anak yatim piatu, lansia dan lain-lain.

Adapun niat zakat yang perlu dipahami bagi umat muslim yang hendak membayar zakat.

1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an nafsi fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

 

2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an zaujati fardhan lillahi taala

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

 

3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an waladi fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

 

4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an binti fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jamii ma yalzimuniy nafaqatuhum syaran fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku.”

6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan

Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an (….) fardhan lillahi taala.

“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”

Adapun Bacaan doa zakat fitrah dalam tulisan latin adalah sebagai berikut:

“Ajara kallahu fiima a’thaita, wa baraka laka fiima abqaita, wa ja’alahu laka thuuran.”

Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.” 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Niat Membayar Zakat #umat muslim #kewajiban #Hari Raya Idul Fitri #akhir ramadan #Niat Membayar Zakat untuk Diri Sendiri