RADAR JOGJA - Membayar zakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim.
Zakat bagian dari rukun Islam yang ke empat.
Waktu zakat dilaksanakan pada akhir Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri atau sebelum pelaksanaan Salat Idul Fitri.
Zakat dilaksanakan bagi mereka yang mampu, menyisihkan sebagian hartanya berupa bahan pokok 2,5 kilogram atau liter beras atau uang setara Harga tersebut, untuk membantu sesama yang membutuhkan.
Zakat umumnya dibayarkan kepada panitia di setiap masing-masing masjid kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, seperti farkir miskin, anak yatim piatu, lansia dan lain-lain.
Adapun niat zakat yang perlu dipahami bagi umat muslim yang hendak membayar zakat.
1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an nafsi fardhan lillahi taala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
2. Niat Zakat Fitrah untuk Istri
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an zaujati fardhan lillahi taala
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
3. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an waladi fardhan lillahi taala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
4. Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an binti fardhan lillahi taala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
5. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jamii ma yalzimuniy nafaqatuhum syaran fardhan lillahi taala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku.”
6. Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri an (….) fardhan lillahi taala.
“Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Adapun Bacaan doa zakat fitrah dalam tulisan latin adalah sebagai berikut:
“Ajara kallahu fiima a’thaita, wa baraka laka fiima abqaita, wa ja’alahu laka thuuran.”
Artinya: “Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang telah engkau berikan, memberkahi apa yang masih engkau miliki, dan menjadikannya sebagai penyuci bagimu.”
Editor : Meitika Candra Lantiva