Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Olahraga Saat Puasa Ramadan? Ini Penjelasan dr Tirta

Bahana. • Selasa, 3 Februari 2026 | 12:10 WIB

Ilustrasi olahraga di sore hari.
Ilustrasi olahraga di sore hari.
Ramadan bukan berarti berhenti untuk bergerak dan beraktivitas. Tapi kalau mau olahraga sambil berpuasa, biasanya muncul pertanyaan “Harusnya sebelum buka puasa atau setelah?” di Podcast Log In Episode 26 yang dipandu Habib Jafar, Boris Bokir, dan Onad menghadirkan dr. Tirta untuk menjawab pertanyaan ini.

Menurut dr. Tirta, olahraga berat paling aman setelah berbuka. “Kita sudah mendapat energi, jadi kemungkinan pingsan lebih kecil,” ujarnya.

Aktivitas ini bisa dilakukan setelah Maghrib, Isya, atau bahkan setelah tarawih di rumah. Dengan cara ini, tubuh tetap bugar tanpa risiko dehidrasi.

Bagi yang ingin olahraga sebelum berbuka, dr. Tirta memberi catatan penting yaitu jangan terlalu dipaksakan.

“Menjelang berbuka, gula darah rendah dan tubuh sangat kekurangan air. Jadi olahraga sebelum berbuka sebaiknya santai, kurang dari satu jam, dan keringat yang keluar harus sedikit. Kalau dipaksakan, risiko blackout bisa terjadi,” ujarnya.

Ada juga pilihan untuk olahraga ringan setelah sahur. Bagi yang fisiknya kuat, ini aman karena hormon tubuh dan pankreas sedang optimal.

Tapi dr. Tirta menekankan, “Kalau keringat berlebihan, siang itu pasti haus banget. Keringat itu bukan kalori, tapi jumlah air yang hilang.”

Penjelasan ini bisa jadi jawaban bagi banyak orang yang ingin tetap aktif di Ramadan tapi takut lemas atau pingsan.

Kuncinya itu pilih waktu yang tepat, sesuaikan intensitas, dan perhatikan asupan cairan.

Dengan begitu, tubuh tetap bugar, ibadah tetap lancar, dan momen Ramadan pun lebih sehat dan menyenangkan.

Penulis: Kinesha Puspa Adilla

Editor : Bahana.
#Ramadan 2026 #puasa #dr Tirta #Puasa Ramadan #olahraga saat berpuasa