Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Menangkan War Pandaftaran Online, Datang ke Halaman Masjid Gedhe Kauman untuk Tukarkan Rp 4 Juta

Agung Dwi Prakoso • Rabu, 12 Maret 2025 | 03:47 WIB

 

PERSIAPAN FITRAH: Antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang layak edar dalam program Serambi 2025 di halaman Masjid Gedhe Kauman, Jogja, kemarin (11/3).
PERSIAPAN FITRAH: Antusiasme masyarakat untuk menukarkan uang layak edar dalam program Serambi 2025 di halaman Masjid Gedhe Kauman, Jogja, kemarin (11/3).
 

JOGJA - Ratusan warga antre untuk menukarkan uang layak edar di halaman Masjid Gedhe Kauman, Jogja, kemarin (11/3). Di antara ratusan orang yang datang, beberapa gagal ikut war saat proses pendaftaran.

"Saya nyoba ikut dan mendaftar kemarin Minggu (9/3) lewat aplikasi PINTAR, tapi gagal," ujar Sugeng Purwanto, warga Kauman yang gagal mendaftar penukaran uang Selasa (11/3).

Menurutnya, kegagalan itu dikarenakan saat proses melakukan pendaftaran, server down. Persyaratan pada saat mendaftar telah dilengkapi, namun ketika akan submit jawaban selalu gagal.

"Aku kemarin coba daftar dari pukul 09.00-11.00 tapi karena gak bisa submit jadi patah semangat," tuturnya.

Ia mengisi persyaratan pada aplikasi, namun tiba-tiba teleponnya ngeblank dan tidak bisa dipencet. Padahal dirinya mengaku sudah menggunakan wifi di rumahnya. "Aku coba sekitar 10 kali tetap gak bisa," bebernya.

Menurut informasi, kuota pendaftar dalam sehari dibatasi 400 orang. Ia berharap adanya kuota tambahan dan pembenahan server, khususnya dalam proses pendaftaran. "Jadi kalau war sinyal harus bagus, bahkan temenku sampai pakai tiga perangkat tetep gak bisa," jelasnya.

Berbeda dengan Marno, salah seorang warga Minggir, Sleman, berhasil memenangkan war pendaftaran penukaran uang. Walaupun kurang mengerti terhadap informasi itu, ia beruntung didaftarkan oleh anaknya. "Saya datang dari pagi, menunggu sekitar 15 menit untuk antre," ujarnya.

Penukaran uang dilakukan dengan mendaftar secara online dan melakukan penukaran secara offline. Syarat pendaftaran, salah satunya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atas nama dirinya sendiri.

Teknis penukaran juga dibatasi dengan jumlah nominal maksimal Rp 4 juta. Pecahan uang itu yang akan diberikan, yang menentukan adalah petugas Bank Indonesia (BI). "Jadi tidak bisa milih gitu," terangnya.

Kepala Perwakilan BI DIJ Ibrahim mengatakan, rangakian kegiatan penukaran uang momen Ramadan dan Idul Fitri dikemas dengan nama Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi). Secara nasional, BI mempersiapkan uang layak edar (ULE) Rp 180,9 triliun.

"Untuk wilayah DIJ jumlah ULE yang disediakan selama periode Serambi 2025 sebesar Rp 4,61 triliun,"  ujarnya.

Bank Indonesia membuka layanan kas keliling mulai 6 -13 Maret 2025 di tempat-tempat ibadah sebanyak enam titik lokasi. Dua titik di Kota Jogja dan masing-masing satu titik di Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo dan Gunungkidul. "Masyarakat juga dapat menukar uang rupiah di kantor bank umum," tuturnya. (oso/laz)

 

Editor : Heru Pratomo
#pendaftaran #BI #Uang Layak Edar #aplikasi #Masjid Gedhe Kauman #pintar #war