JOGJA - Fraksi Partai Gerindra DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi langsung ratusan kader Tunas Indonesia Raya (TIDAR) se-DIY dalam aksi Resik-Resik Kali dan pembagian sembako bagi warga di bantaran Kali Gajahwong, Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kota Yogyakarta, Minggu (20/9).
Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY, M. Lisman Puja Kesuma, menegaskan bahwa aksi pembersihan sungai ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Gerakan tersebut menekankan pentingnya pembenahan lingkungan hidup yang dimulai dari tingkat paling bawah.
Baca Juga: PSIM Jogja Didenda Komdis PSSI Sebesar Rp 110 Juta, PSS Sleman Rp 30 Juta
"Resik-resik kali ini sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap sehat, bersih, dan nyaman sesuai arahan Presiden Prabowo tentang Indonesia ASRI. Melalui TIDAR DIY, generasi muda berpartisipasi dan memberikan contoh langsung kepada masyarakat dengan turun ke sungai membersihkan sampah," ujar sosok yang akrab disapa Mas Puja tersebut di sela-sela kegiatan.
Mas Puja menambahkan bahwa program penataan lingkungan ini tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan harus dilaksanakan secara konsisten.
Menurutnya, sungai memiliki peran vital dalam menopang kehidupan masyarakat sehingga kelestarian ekosistemnya wajib dijaga agar terhindar dari potensi bencana.
Baca Juga: Viral Pungli Parkir Mobil Rp 20 Ribu di Altar, Polresta Jogja: Kejadian Agustus, Jukir Sudah Dibina
"Kegiatan ini akan terus berlangsung secara kontinyu. Sungai adalah bagian penting dari kehidupan masyarakat. Jika tercemar oleh sampah, sungai bisa menimbulkan bencana yang merugikan, sehingga ekosistemnya harus selalu kita jaga," kata Mas Puja.
Aksi lingkungan yang mengusung tema "Amemuri Amrih Lestari, Indonesia Asri Ndadari" ini dihadiri oleh kader TIDAR dari lima kabupaten dan kota se-DIY, serta didampingi oleh anggota DPRD Kota Yogyakarta Fraksi Gerindra, Marwoto Hadi.
Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Sekretaris TIDAR DIY, Ahmad Makarim Pramudita, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang edukasi publik bagi anak muda untuk membudayakan pengelolaan sampah mandiri dan prinsip 3R.
Baca Juga: Sanksi terhadap Pungli Pengusaha Kuliner Food Truck di Alkid, Pemkot Jogja Serahkan ke Kepolisian
Selain itu, aksi sosial berupa pembagian sembako turut diselipkan sebagai bukti kepedulian terhadap warga sekitar.
"Ini pesan eksplisit bahwa anak-anak ideologis Pak Prabowo Subianto merupakan orang yang betul-betul peduli dan siap hadir di masyarakat. Kita tidak hanya pemuda yang lantang di media sosial, tapi siap action langsung turun, bertukar kebahagiaan, dan mengawal aspirasi warga," tutur Pramudita.
Senada dengan hal tersebut, Steering Committee kegiatan, Hafizh Sujana Pratama Putra, menekankan bahwa nilai utama dari kegiatan ini terletak pada pembangunan kesadaran kolektif untuk merawat Yogyakarta.
Baca Juga: Asprov PSSI DIY Gelar Kongres Biasa 2026, Paparkan Capaian Program hingga Persiapan KLB
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah (PD) TIDAR DIY, Agam Albiruni, menyebutkan bahwa aksi bersih sungai ini menjadi program perdana kepengurusan baru yang akan terus difokuskan pada isu-isu lingkungan.
Inisiatif kepemudaan ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat.
Ketua RT 30 Kampung Gambiran, Suyitno, mengaku bersyukur atas kepedulian para pemuda yang tidak hanya membersihkan lingkungan tetapi juga membantu perekonomian warga bantaran sungai.
"Aksi ini sangat bermanfaat bagi lingkungan dan warga kami yang mayoritas masyarakat ekonomi ke bawah. Rata-rata warga di sini merupakan pelaku UMKM kecil dan tidak ada pegawai ASN. Aksi TIDAR DIY ini bisa menjadi teladan bagaimana pemuda bergerak menjaga lingkungan dan terus menggerakkan semangat sosial masyarakat," ungkap Suyitno.
Editor : Heru Pratomo