JOGJA – Pemilu 2029 memang masih beberapa tahun lagi. Namun, bagi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), persiapannya dimulai sejak dini. Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Daerah Istimewa Yogyakarta mulai mematangkan berbagai fondasi organisasi melalui koordinasi finalisasi pembentukan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) sekaligus persiapan pembentukan Dewan Pengurus Ranting (DPRt) PKB se-DIY.
Koordinasi tersebut digelar di Kantor DPW PKB DIY, Sabtu (12/9/2026), dengan menghadirkan Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar, S.Ag., Sekretaris DPW PKB DIY Aslikh Rina Ulyaddin, S.Psi., jajaran pengurus DPW PKB DIY, Ketua dan Sekretaris Dewan Syura DPC PKB se-DIY, Ketua, Sekretaris dan Bendahara Dewan Tanfidz DPC PKB se-DIY, anggota Fraksi PKB DPRD se-DIY, serta Tim Pelaksana Pembentukan Kepengurusan (TPPK) DPC PKB se-DIY.
Ketua DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar, S.Ag., mengatakan bahwa konsolidasi struktur merupakan salah satu bagian dari persiapan PKB menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, PKB tidak ingin menunggu momentum pemilu semakin dekat untuk mulai berbenah, tetapi mempersiapkan seluruh kebutuhan organisasi sejak dini.
Baca Juga: Pantangan Kasur Kapuk di Dusun Kasuran, Mitos atau Penghormatan Leluhur?
"Menjelang Pemilu 2029, PKB mulai dari DPP, DPW, sampai DPC terus mempersiapkan diri dari berbagai sisi. Pertama dari sisi struktur, kita harus siap semuanya. DPW sudah terbentuk, DPC sudah terbentuk, sebentar lagi DPAC juga akan terbentuk, kemudian kita lanjutkan sampai struktur ranting," ujar Umaruddin.
Menurut Umaruddin, struktur organisasi yang kuat menjadi dasar bagi PKB untuk menjalankan kerja-kerja politik sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat. Karena itu, pembentukan DPAC dan DPRt tidak semata-mata dipandang sebagai agenda administratif, tetapi sebagai upaya memastikan PKB memiliki jaringan yang hidup dan bekerja di tengah masyarakat.
"Setelah struktur, yang kedua adalah infrastruktur pemenangan, termasuk bagaimana kita mempersiapkan saksi dan berbagai kebutuhan lainnya. Yang terakhir adalah branding partai. Jadi ada tiga hal yang kita siapkan: struktur, infrastruktur pemenangan, dan branding. Semuanya harus dipersiapkan dari sekarang," tegasnya.
Baca Juga: Jusuf Kalla Soroti Penembakan ASN di Papua, Dorong Pendekatan dan Pengertian Politis Kepada Warga
Umaruddin menambahkan, tiga fondasi tersebut harus berjalan secara beriringan. Struktur yang kuat harus diikuti kesiapan perangkat pemenangan serta kemampuan partai membangun citra dan komunikasi yang relevan dengan masyarakat.
"Jangan sampai kita hanya kuat di struktur, tetapi tidak siap infrastrukturnya. Begitu juga branding harus kita bangun agar masyarakat semakin mengenal PKB, mengetahui kerja-kerjanya, dan merasakan kehadiran partai di tengah masyarakat," katanya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKB DIY, Aslikh Rina Ulyaddin, S.Psi., mengatakan bahwa koordinasi finalisasi DPAC menjadi tahapan penting untuk memastikan seluruh DPC memiliki kesiapan yang sama dalam menuntaskan struktur organisasi.
Baca Juga: Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Berfoto di Pantai Jungwok, Satu Meninggal
"Pertemuan ini kita arahkan untuk memastikan finalisasi pembentukan DPAC di masing-masing wilayah sekaligus mempersiapkan tahapan berikutnya, yaitu pembentukan DPRt. Kita ingin prosesnya berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan bersama," kata Aslikh.
Menurut Aslikh, pembentukan struktur hingga tingkat ranting akan memperkuat jangkauan organisasi PKB sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi kader untuk terlibat dalam kerja-kerja kepartaian dan pengabdian kepada masyarakat.
"Struktur sampai tingkat ranting menjadi sangat penting karena di situlah partai bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, yang kita bangun bukan hanya jumlah kepengurusan, tetapi struktur yang benar-benar aktif, solid, dan mampu menjadi penghubung antara partai dengan masyarakat."
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Manchester City: Derby Manchester Memanas, Haaland Siap Hantui Old Tra
Ia menegaskan bahwa seluruh proses konsolidasi organisasi membutuhkan kerja bersama antara DPW, DPC, Fraksi PKB, serta tim pembentukan struktur.
"Target menuju 2029 tentu tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak. Ini pekerjaan bersama. Karena itu, koordinasi seperti ini penting untuk menyamakan langkah, menyelesaikan persoalan di lapangan, dan memastikan setiap tahapan berjalan secara konsisten."
Koordinasi finalisasi DPAC dan persiapan DPRt tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi berkelanjutan DPW PKB DIY dalam membangun organisasi yang semakin kokoh. Dengan struktur yang disiapkan sejak dini, PKB DIY ingin memastikan bahwa seluruh perangkat organisasi memiliki waktu yang cukup untuk bekerja, membangun jaringan, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.
Bagi PKB DIY, Pemilu 2029 bukan hanya soal mempersiapkan diri ketika tahapan pemilu dimulai. Lebih dari itu, persiapan dilakukan sejak sekarang melalui penguatan organisasi, kesiapan infrastruktur pemenangan, dan penguatan branding partai sebagai tiga fondasi utama menuju kontestasi politik 2029.
Editor : Heru Pratomo